JAKARTA - Umat Islam di Indonesia sebentar lagi akan memasuki Ramadhan 1447 H/2026 M, dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Sidang Isbat penentu awal puasa. Sidang Isbat ini dijadwalkan digelar pada Selasa, 17 Februari 2026 di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kemenag Jakarta Pusat untuk menetapkan hari pertama ibadah suci bagi jutaan umat Islam di Indonesia.
Sidang Isbat merupakan rapat pleno tertutup yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, bertujuan menentukan awal Ramadhan berdasarkan Keputusan Fatwa Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Metode utamanya adalah imkanur rukyat, menggabungkan perhitungan ilmiah dari BMKG, BRIN, dan laporan pengamatan hilal dari 38 titik di Indonesia.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan sidang ini dihadiri perwakilan ormas Islam, kedubes negara Islam, MUI, DPR, Mahkamah Agung, serta ahli falak.
Sidang dimulai pukul 16.00 WIB pada 17 Februari 2026, setelah pengamatan hilal pada 29 Syaban (16 Februari). Agenda mencakup pemaparan posisi hilal, penerimaan laporan rukyat, diskusi tertutup, dan pengumuman resmi usai Magrib atau Isya via konferensi pers. Livestream BMKG tersedia untuk publik, memastikan transparansi proses.