Hati-Hati, Seringkali Sholat Tidak Sah Gara-Gara Hal Sepele Ini

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 30 614 2238893 hati-hati-seringkali-sholat-tidak-sah-gara-gara-hal-sepele-ini-l7YMc0t4iu.jpg Ilustrasi (Foto: Freepik)

SALAH satu syarat sahnya sholat adalah jelas bacaannya. Ketika sedang melaksanakan sholat sendirian (munfarid), maka suaranya akan sedikit dipelankan, namun ternyata jika pelafalannya tidak jelas didengar oleh telinga sendiri apakah sah sholatnya?

Pimpinan Majelis Ta'lim Dzikrul Muhajirin Depok, Ustadz Amar Ma’ruf atau akrab disapa Gus Ma'ruf Halim menuturkan, mengucapkan takbir dan surah saat sholat wajib terdengar oleh telinga sendiri. Maka kalau tidak, sholatnya belum sah.

"Bacaan takbir dan bacaan Fatihah merupakan rukun qauli (berupa ucapan). Maka ketika seseorang membaca takbir 'Allahu Akbar' dan membaca surah Al-Fatihah, bagi yang memiliki pendengaran normal dan dalam situasi tidak berisik, maka minimal wajib terdengar oleh telinganya sendiri atau orang yang melaksanakan sholat," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Haji Batal, Begini Curhat Mualaf Amerika

Sementara itu, bagi mereka yang pendengarannya bermasalah atau dalam keadaan bising dan tidak kondusif, maka harus mengeraskan (jahr) suara, setidaknya telinga sendiri mampu mendengar.

Lebih lanjut, menurut madzhab Asy-Syafi'i seperti dijelaskan dalam Kitab Hasyiyah I'anatut Thalibin dijelaskan, jika seseorang sedang sholat, namun takbirnya dan bacaan Fatihahnya tidak terdengar oleh dirinya sendiri, maka sholatnya tidak sah.

"Sholatnya tidak sah kalau bacaannya tidak terdengar oleh telinga sendiri. Rujukan penjelasan lainnya ada di dalam Kitab Almausu'ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini