Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Ibnu Batutah Berhaji yang Menginspirasi Dunia

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2020 |21:18 WIB
Kisah Ibnu Batutah Berhaji yang Menginspirasi Dunia
ilustrasi (stutterstock)
A
A
A

Kemudian pada abad ke-14 pertama, seorang teolog dan penulis spiritual Ibn Qayyim Al-Jawziyya meluncurkan sebuah tulisan (puisi) yang berjudul "The Journey of Love" yang mana membahas tentang makna gabungan perjalanan spiritual haji berkenaan dengan batin dan fisik mereka (jamaah).

Puisi itu menggambarkan perjalanan Al-Jawziyya, Ka'bah, Arafah, Muzdalifah dan Mina, tawaf. "Anda melihat mereka, rambutnya berdebu dan acak-acakan," tulisnya.

"Namun tidak pernah lebih puas, mereka tidak pernah merasa lebih bahagia / Meninggalkan tanah air dan keluarga karena kerinduan suci / Tidak tergerak bagi mereka yang memiliki angan untuk kembali / Melalui dataran dan lembah, dari dekat dan jauh / Berjalan dan berkuda, tunduk kepada Allah."

Kemudian tentang Kakbah ia berkata: "Ketika mereka melihat Rumah-Nya - pemandangan yang luar biasa / Untuk itu hati semua makhluk 'dibakar'/ Tampaknya mereka tidak pernah merasa lelah sebelumnya / Karena ketidaknyamanan dan kesulitan mereka kini tidak ada lagi."

Ibadah Haji adalah jadi bagian kepercayaan paling penting bagi seorang Muslim. Ternyata perjalanan spiritual satu ini jiga menarik para penulis dari tempat lainnya. Seperti Eropa hingga Amerika Utara.

(Salman Mardira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement