Belum Ada Laporan Jamaah Haji Terinfeksi Covid-19

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2020 01:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 614 2255221 belum-ada-laporan-jamaah-haji-terinfeksi-covid-19-GzMMZqUevz.JPG Jamaah haji melakukan thawaf mengelilingi Kakbah (Foto: Twitter/@HaramainInfo)

TERDAPAT 1.686 kasus baru orang terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Arab Saudi pada pada Jumat 31 Juli 2020. Meski begitu, hingga saat ini tidak ada yang terdeteksi kasus tersebut berasal dari jamaah haji.

Kasus-kasus baru yang diumumkan oleh Departemen Kesehatan Arab Saudi membawa jumlah total kasus yang dikonfirmasi di wilayah itu menjadi 275.905.

Dari kasus-kasus baru, jumlah tertinggi dilaporkan di Kota Makkah dengan 178 kasus, tetapi jamaah haji sampai saat ini masih bebas virus. Sedangkan kasus baru lainnya dikonfirmasi berasal dari kota dan provinsi di seluruh Arab Saudi.

Melansir laman Arab News, Arab Saudi menerapkan sejumlah langkah untuk menjaga jamaah haji dari infeksi selama haji terbatas tahun ini.

Dalam 24 jam terakhir, 24 orang meninggal akibat Covid-19, sehingga menambah angka kematian terkait virus ini di Arab Saudi menjadi 2.866.

Jamaah Haji

Baca juga: Jamaah Haji ke Muzdalifah Usai Wukuf di Arafah, Lanjut ke Mina Lempar Jumrah

Sedangkan jumlah total yang pulih naik menjadi 235.658 setelah 4.460 orang berhasil pulih dari virus Covid-19.

Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat pelaksanaan ibadah haji tahun ini menjadi sangat dibatasi untuk mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas.

Pemerintah Arab Saudi melakukan seleksi bagi para jamaah yang mendaftar secara daring, memiliki siapa saja yang memenuhi syarat, dan diizinkan untuk mengikuti ibadah haji yang dimulai pada 29 Juli.

Keputusan untuk tetap mengadakan ibadah haji tahun ini juga diikuti prioritas utama menjaga keselamatan jamaah di Tanah Suci sampai pulang ke negara masing-masing.

"Kami meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk melindungi semua negara dari pandemi ini dan menjaga semua manusia terlindungi dan aman," tulis pernyataan Kementerian Haji dan Arab Saudi beberapa waktu lalu.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini