Kalau Ada Masalah Jangan Curhat ke Manusia, Allah Bisa Cemburu Loh

Mustafidhotul Ummah, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 330 2262417 kalau-ada-masalah-jangan-curhat-ke-manusia-allah-bisa-cemburu-loh-aCbpS1eutG.jpg Wirda Salamah Ulya Mansur (Instagram)

MANUSIA tentunya tak lepas dari masalah, sedih dan penderitaan. Namun itu hal sangat wajar dan manusiawi. Sebagian ada yang mencoba untuk menyelesaikan dengan cara curhat kepada keluarga atau sahabat, bahkan ada yang mencurahkan hanya lewat sosial media.

Tapi, ketahuilah dengan cara itu Allah cemburu, Allah berikan masalah supaya hamba mengingat-Nya. Allah adalah Al-Ghayyur, artinya Maha Pencemburu. Cemburu timbul karena ada cinta, Allah SWT cemburu karena Allah mencintai hambaNya.

Baca juga: Inilah Jalan Mudah ke Surga 

Namun sifat cemburu Allah tidak boleh disamakan dengan sifat cemburu makhlukNya. Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah cemburu dan seorang mukmin juga cemburu. Kecemburuan Allah adalah jika seorang mukmin melakukan apa-apa yang dilarangNya.” (HR. Bukhari Muslim).

Allah cemburu karena Allah ingin melindungi umatnya, maka dari itu sebaik–sebaik nya pendengar lebih baik menceritakan semua masalah hanya kepada Allah. Allah akan membantu sesuai dengan amal perbuatan dan ibadahnya.

Makin banyak amal yang kita lakukan semakin banyak pula pahala yang kita dapat.

Oleh karena itu kita memiliki dzikir لَا حَوْلَ وَ لَا قوَّةّ إِلَّا بِا اللهyang maknanya adalah tidak ada daya untuk menghindari kemaksiatan dan upaya untuk melakukan ketaatan kecuali kekuatan dari Allah.

“Jadi ucapan ini bukan sembarang ucapan, ucapan ini bukan hanya sekadar ucapan belaka, karena ini bukan kalimat bumi, tapi kalimat langit, ini adalah kalimat perbendaharanya arsy-nya Allah,” kata pendakwah sekaligus hafidzah, Wirda Salamah Ulya Mansur seperti dikutip dari video di kanal Youtube Wirda Mansur, Jumat (14/8/2020).

Jika seorang hamba mengadu masalah kecil atau besar kepada Allah, maka Allah akan menyelesaikan masalah tersebut sampai tuntas.

Dalam Alqur’an Surat Al Baqarah ayat 186, Allah SWT berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), “Aku itu dekat”. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

Jika sudah mengeluarkan uneg–uneg kepada Allah namun belum puas atau lega, kalian boleh menceritakan keadaan kalian saat ini tapi hanya kepada orang tua saja atau keluarga terdekat.

Mengapa lebih disarankan bercerita kepada manusia hanya orang tua atau keluarga terdekat?

Karena jika kita bercerita kepada teman belum tentu teman itu dapat mempegang erat cerita kita atau bisa saja menyebarkan aib kita kepada orang lain, dapat dibuktikan saat sedang bermusuhan dan sering terjadi di lingkaran pertemanan.

Namun, terlepas hal itu semua lebih baik bercerita hanya kepada Allah SWT karena, “Bukankah Allah itu cukup untuk hamba-Nya.” [QS. Az Zumar : 36]

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini