JIKA menilik pada sudut pandang manusia, sangat wajar jika kita sering mengatakan bahwa sabar ada batasnya. Sebab manusia merupakan makhluk yang serba terbatas.
Namun bagaimana jika kita menilik sabar melalui sudut pandang Allah SWT dalam firman-Nya yang termaktub?
Dalam Asmaul Husna (Nama-nama Allah yang baik) juga menyuguhkan beragam sifat Allah SWT, salah satunya adalah Maha Sabar. Walaupun pada hakikatnya, Allah SWT tidak bisa disifati, karena Dia adalah Dzat yang tidak bergantung pada apapun.
Pendakwah KH Buya Syakir Yasin MA menerangkan bahwa sabar adalah sifat yang tidak ada batasnya. "Sabar diambil dari kata bahasa Arab, yaitu Shabara. Kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia menjadi sabar," katanya dalam sebuah tausyiah yang disiarkan melalui channel YouTube Wamimma TV, Senin (24/8/2020).