"Ketika di alam kubur, manusia hanya ditemani oleh amalannya, baik atau buruk tergantung setiap insan yang menjalaninya. Beruntunglah orang-orang yang selama hidupnya menebarkan kebaikan dan selalu beramal saleh, maka ia akan selamat dan sebaliknya, apabila selalu berbuat keburukan maka azab Allah akan menimpanya," tuturnya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh,” (HR. Muslim nomor 1631).
Manusia cerdas adalah mereka yang pandai mempersiapkan kematiannya. Segala amalan kebajikan dikerjakan semampunya dan akan bernilai pahala jika ikhlas dalam pengerjaannya. Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala melindungi kita kaum muslimin dari azab kubur, fitnah Dajjal dan siksa api neraka. Aamiin.
(Rizka Diputra)