Muslim Amerika Berkabung, Kenang Jasa Chadwick Boseman

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 614 2270737 muslim-amerika-berkabung-kenang-jasa-chadwick-boseman-OqQAShIhhY.JPG Chadwick Boseman (Foto: Ctvnews)

KEMATIAN mendadak aktor Black Panther, Chadwick Boseman, masih menimbulkan kesedihan di seluruh tempat. Beberapa muslim terkemuka memberikan penghormatan kepada mendiang aktor tersebut. Boseman meninggal setelah empat tahun melawan kanker usur besar.

Melansir dari laman About Islam, Boseman meninggal pada Jumat, 28 Agustus 2020 di rumahnya yang berada di Los Angeles bersama istri dan keluarganya yang telah di sisinya. Boseman meninggal karena kanker usus besar yang telah menyerangnya selama empat tahun.

Omar Suleiman, seorang imam masjid di Dallas menulis di akun facebooknya: "Kami milik Tuhan dan kepadaNya kami kembali. Dengan berat hati, dia sebenarnya menanggapi ketika saya menghubunginya dan dia mengatakan bahwa ingin mengunjungi Shabazz Center tahun ini. Tapi kita hanya berencana dan rencana Tuhan adalah yang terbaik,"

Dia menambahkan: "Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan dan kasih sayang yang dia tunjukkan melalui interaksi ini. Ingatlah meskipun dunia akan merindukan kehadirannya di layar dan banyak hal baiknya, dia meninggalkan keluarga yang berduka yang telah bersamanya secara pribadi untuk berjuang selama 4 tahun tanpa diketahui masyarakat. Semoga Tuhan memberikan mereka kejelasan, kenyamanan, dan kemudahan."

Baca juga: Dalil tentang Hari Kiamat, Manusia Harus Waspada

Imam Suleiman juga membagikan status lamanya melalui facebook yang mendeskripsikan bagaimana pidatonya dalam sebuah gerakan dan membuat aktor Black Panther itu menangis pada 2018.

Saat pidatonya dalam gerakan Families Belong Together, imam dari Texas mengatakan bahwa peran imperialisme AS dalam krisis imigran dan pengungsi yang dihadapi Amerika.

Imam tersebut menjelaskan bagaimana seseorang yang menangis di matanya memeluk dia setelah turun dari panggung dan mengatakan, "Setiap kata yang kau katakan" di telinganya. Dia kemudian menyadari bahwa pria yang memeluknya adalah Chadwick Boseman.

Dia mengakhiri postingan facebooknya dengan, "Pahlawan sejati menggunakan platformnya untuk mengangkat orang-orang yang tidak memiliki suara. Saya menghargai kehadirannya kemarin dan yang lebih penting adalah hati dan potensinya."

Hussam Ayloush, direktur eksekutif CAIR - Greater Los Angeles, menulis dalam facebooknya, "Semoga Allah memberikan kenyamanan pada keluarganya dan semua orang yang mengaguminya."

Aktivis Muslim Amerika, Linda Sarsour juga berkabung pada Boseman. "Aku tidak tahu berapa banyak orang yang menderita secara diam-diam. Menyedihkan dalam usia 43 tahun. Chadwick Boseman telah dicintai oleh banyak orang dan hatiku bersama dengan keluarganya. Setiap orang butuh menarik nafas. Lihatlah sekelilingmu. Cinta, tawa, lupakan semua hal kecil dan ingatlah bahwa hidup ini singkat," tulisnya melalui Twitter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini