Akhi, Uthi Ingat Pesan Ini Ya: Jangan Pernah Meremehkan Orang Lain

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 613 2313236 akhi-uthi-ingat-pesan-ini-ya-jangan-pernah-meremehkan-orang-lain-2xA9rwcenp.jpg Keluarga saling menghargai dan menyayangi. (Foto:Freepik)

JAKARTA- Sifat meremehkan orang lain adalah penyakit hati. Sifat ini membuat orang menjadi sombong.

Allah Subhanahu wa ta'ala (SWT) berfirman:

 "Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik daripada mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik daripada mereka.” (QS: Al-Hujurat: 11)

Dikutip dari laman akhwat net Jumat (20/11/2020) disampaikan bahwa petikan ayat ini adalah sebuah pembuka untuk membuka mata juga hati bahwasanya Allah SWT melarang kaum mukminin merendahkan kaum mukminin yang lain, karena bisa jadi orang yang dihina lebih baik di sisi Allah Ta'ala daripada orang yang menghina.

Baca Juga: Erick Thohir Ajak Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

Bercermin pada firman-Nya di atas, maka ketika Allah SWT telah menganugerahkan ilmu kepadamu, berusahalah menghalau semua celah untuk memandang rendah orang lain, sebab ilmu yang bermanfaat akan mengarahkan pemiliknya pada sifat tawadhu, bukan menyuburkan bibit-bibit kesombongan di hati.

Sebagaimana pesan indah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam (SAW):

Baca Juga: Rasulullah Menganjurkan Mandi Sebelum Shalat Jumat

“Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.”(HR. Muslim dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu)

Tatkala Allah SWT memberikanmu kecerdasan dalam berpikir, maka jangan sedikitpun menatap sebelah mata kepada mereka yang baru mulai mempelajari ilmu agama, baru mengenal dakwah, dan baru berbenah menuju jalan sunnah.

Sebab, boleh jadi kesungguhannya mengangkat kebodohan dari dirinya membuat kedudukannya di sisi Allah jauh lebih tinggi dibanding dirimu, sebab engkau kian terperosok dalam jurang ujub dan sum'ah.

Ingatlah bahwa memandang rendah orang lain tak berarti engkau akan terlihat lebih tinggi,*justru yang tampak adalah rendahnya akhlakmu.

Baca Juga: Ini Beberapa Hal yang Dilakukan Rasulullah saat Hari Jumat Sebelum Menuju Masjid

Maka, jangan pernah meremehkan orang lain, engkau mungkin lebih banyak ilmunya, lebih kuat hafalannya, lebih dimudahkan menuntut ilmu. Namun, bagaimana jika dia yang engkau remehkan itu lebih baik akhlaknya, lebih ikhlas amalannya, lebih sabar menggenggam bara api sunnah, dan lebih jujur taubatnya?

Jangan pernah sedikit pun meremehkan orang lain! Ilmu yang hari ini engkau miliki dan hidayah dari-Nya yang sudah menyinari hatimu adalah semata taufik dari Allah SWT.

Tidakkah engkau merasa khawatir, bagaimana jika suatu saat nanti Allah SWT mencabutnya kembali?Nas alullaaha as salaamah wal 'aafiyah. Sungguh, kita tak pernah tahu bagaimana akhir kehidupan kita nanti, akankah tetap istiqamah di atas Islam dan jalan sunnah ataukah sebaliknya.

Maka, jagalah hidayah-Nya dengan sebaik-baik penjagaan, jangan nodai dengan sikap sombong, ujub, sum'ah, riya' dan semua penyakit hati yang akan membinasakan.

Renungi sepenuh hati perkataan Rasulullah yang mulia ini:

“Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap tawadhu’ hingga tidak seorang pun menyombongkan diri atas yang lain dan tak seorang pun berbuat melampaui batas terhadap yang lainnya.”(HR. Muslim No. 2865)

Baca Juga: Saat Menjadi Khatib Jumat Rasulullah Ternyata Tak Pernah Melontarkan Candaan

Resapi dengan penuh kesungguhan jiwa nasihat berharga ini. Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi rahimahullah mengatakan:

"Jangan sekali-kali kamu meremehkan seorang muslim dan jangan sama sekali kamu menganggap dirimu lebih baik darinya! Karena perbuatan semacam itu bisa menghancurkan seluruh amalmu." (Washiyah Al-Alim Muwaffaq ad-Diin)

 Maknai dengan ketundukan jiwa, faidah emas dari al-'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah ini: "Jangan sampai engkau meremehkan saudaramu sesama muslim! Sampai pun ketika dia tidak mampu memahami suatu permasalahan yang sederhana, engkau tetap tidak boleh merendahkannya. Karena, bisa jadi Allah Ta'ala akan memahamkan permasalahan tersebut kepadanya. Kemudian, dia terus belajar dan mempelajari ilmu. Sehingga dengan hal itu, ia justru akan menjadi orang yang lebih berilmu daripadamu." (Syarah Al-'Arba'in - 421)

 Nah kini saatnya petikan-petikan faidah di atas bisa menjadi ruang introspeksi. Mari berbenah menjauhi sikap meremehkan orang.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini