Guru Besar Cambridge Akui Urai Ilmu Bumi dari Hadis dan Al-Quran

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 330 2320468 guru-besar-cambridge-akui-urai-ilmu-bumi-dari-hadis-dan-al-quran-93PDMIGYhX.jpg Universitas Cambridge. (Foto: Alamy)

JAKARTA - Ilmu tentang bumi merupakan ilmu yang paling sulit sehingga terus-menerus dipelajari dan dikaji hingga saat ini.

Ini dilakukan meskipun para ahli telah menemukan banyak hal  ilmu tentang bumi tersebut. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) menjelaskan kepada umatnya bahwa di dalam perut bumi yang ke dalamannya mencapai ribuan kilometer, terdapat api benar yang akan meletus pada waktu yang telah ditetapkan Allah SWT nanti.

Baca Juga: Mutowif di Masjidil Haram: Ini Lebih Baik dari Pekerjaan Apapun di Dunia

Ini merupakan ilmu Allah Subhanahu wa ta'ala (SWT). Dia tidak hanya mengetahui keberadaan api di dalam perut bumi yang paling dalam itu, tetapi juga mengetahui kapan api tersebut akan meledak. Api tersebut akan meledak sebelum kiamat terjadi.

Allah berfirman:

Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya. Tidak lain (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang wahyukan (kepadanya) (QS An-Najm: 3-4)

...Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah... (QS Al-Hasyr: 7)

Baca Juga: Cara Rasulullah Hadapi Masalah dengan Bermusyawarah

Jika apa yang disabdakan Nabi SAW tentang syara', fikih, dan masalah ilmiah tersebut terdapat kekeliruan atau sedikit kesalahan, niscaya Allah tidak akan berfirman,

"... Apa yang diberikan kepadamu maka terimalah ...." Dia tahu bahwa apa yang dikatakan Rasulullah itu pasti benar.

Puluhan stasiun ruang angkasa menyiarkan gambar dari lapisan bawah yang paling dalam, lapisan yang mengandung unsur api dan gas yang meletup-letup. Kandungan api dan gas yang meletup-letup sangat mengerikan, seolah-olah kiamat makin dekat.

Baca Juga: Senyum Itu Sedekah Paling Mudah, Berikut Ini 5 Faedahnya

Allah berfirman:

"Dan apabila lautan dipanaskan .... (QS At-Takwir: 6).

Pengambilan gambar tersebut sangat sempurna karena dilakukan dengan kamera canggih yang berada di dasar laut, yang disediakan untuk penelitian ilmiah.

Dikutip dari buku "Terjadinya Kiamat" oleh Mahir Ahmad Ash Syufi, Kamis (3/12/2020), Guru Besar Universitas Cambridge Inns Jansz mengatakan tentang Nabi Muhammad SAW, "Masalah-masalah ilmiah yang kutemukan dalam risetku selama 50 tahun, bersumber dari hadis Muhammad."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini