Berzikir Mengingat Allah SWT Itu Adalah Kebahagian Hati

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 08 Desember 2020 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 330 2323129 berzikir-mengingat-allah-swt-itu-adalah-kebahagian-hati-ub3LBbNw1f.jpg Ilustrasi berzikir. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA- Hati adalah kunci kebahagiaan seseorang dan kebahagian yang merasakannya adalah hati. Sayang, banyak orang salah jalan, dan mencari kebagiaan dengan memanjakan jasmaninya.

Padahal harusnya dia hanya membutuhkan satu kunci kebahagian. Kunci tersebut adalah dekatnya dia dengan Allah Subhana wata'ala (SWT). Oleh karena itulah, Allah ta’ala berfirman:

Baca Juga: 3 Tanda Orang yang Sungguh-Sunguh Bertobat

"Ingatlahlah bahwa dengan ber-zikir (mengingat-Ku); hati-hati akan menjadi tenang” (QS. Surah: Arro’d: 28)

Ustaz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA dalam sebuah nasihat agamanya dikutip pada Selasa (8/12/2020) mengatakan, karena dengan berdzikir mengingat Allah kita akan dekat dengan-Nya, dan kedekatan kita dengan-Nya akan menjadikan hati kita tenang dan bahagia.

Oleh karena itu pula, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (SWA) mengatakan kepada sahabat tercintanya Abu Bakar, saat puncak kecemasan menghampirinya di dalam gua, sebagaimana dalam Alqur’an:

Baca Juga: Hikmah Pentingnya Memelihara dan Menjaga Relasi Persahabatan

“Janganlah bersedih karena sungguh Allah bersama kita" (QS: Attaubah: 40).

Ya, dengan menyadari bahwa Allah bersama kita, dekat dengan kita, maka puncak kecemasan hati akan lenyap oleh kebahagiaan yang datang.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Oleh karena ini pula, Allah memerintahkan kepada mereka yang terkena musibah untuk mengatakan:

“Sungguh kami milik Allah dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali” (QS: Albaqoroh: 156). Karena ketika kita ingat bahwa kita milik Allah, tentu kita akan merasa dekat dengan-Nya dan terhibur karenanya.

Oleh karenanya, ketika memerintahkan bersabar, Allah berfirman:

Baca Juga: Setelah Mimpi Ditegur Sebuah Cahaya, Tere Putuskan Tinggalkan Karier

“Bersabarlah kalian, karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar” (QS: Al-Anfal: 46) karena bersabar itu berat, namun rasa berat itu akan sirna dengan kebahagiaan hati karena dekatnya seseorang kepada Allah.

Oleh karena itu pula, hati kita merasa sangat sejuk dan bahagia, ketika kita bisa menyendiri di malam sunyi, bersama Allah dalam munajat-munajat kita, sampai-sampai salah seorang ahli ibadah mengatakan:

“Seandainya para raja dan anak-anak mereka tahu kebahagian yang kami rasakan, tentunya mereka akan mendera kami dengan pedang-pedangnya”

Oleh karena ini pula, mereka yang baru masuk Islam akan merasakan kebahagiaan yang tiada tara, karena kontrasnya jarak mereka dengan Allah, antara sebelum masuk Islam dengan sesudah masuk Islam. sebelum masuk Islam dia sangat jauh dari Allah, tapi setelah masuk Islam, dia jauh lebih dekat kepada Allah.

"Bahkan orang yang baru bertobat atau mengenal sunah, biasanya sangat bahagia sekali, karena sebelumnya dia sangat jauh dari Allah, dan setelah itu dia sangat dekat kepada Allah ta’ala.Kebahagiaan itu ketika kita semua dekat dengan kekasih hati kita Allah yang Maha Pengasih dan Maha Mengasihi," ujarnya.

Ya Allah sayangilah kami, dan ampunilah kami, karena kebodohan kami tentang-Mu. Sungguh Engkau Maha Dekat dan sudi memperkenankan do’a kami. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya