Bagaimana Kiamat Terjadi? Ini Penjelasan dalam Al-Qur'an

Nazmi Tsaniya, Jurnalis · Selasa 08 Desember 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 330 2323354 bagaimana-kiamat-terjadi-ini-penjelasan-dalam-al-qur-an-WLN8UHzvQy.jpg Foto Ilustrasi. (Freepix)

JAKARTA – Kiamat adalah hari kehancuran alam semesta beserta isinya. Tak ada satupun di dunia ini yang mengatahui kapan hari itu akan datang, dan seperti apa kiamat itu akan terjadi?

Kiamat terjadi atas perintah Allah Subhana wata'ala (SWT). Kiamat terjadi sebagai awal terjadinya perubahan alam dan akhir dari kehidupan dunia dengan berbagai macam bentuknya. Tugas manusia hanyalah memperbanyak berbuat baik hingga akhir zaman.

Baca Juga: Hikmah Pentingnya Memelihara dan Menjaga Relasi Persahabatan

Hal ini pernah dijelaskan penulis Mahir Ahmad Ash-Syufiy, dalam bukunya “Kiamat”, dari terbitan Tiga Serangkai dikutip pada Selasa (8/12/2020).

Kiamat merupakan peristiwa mengerikan karena pada saat itu, langit terbelah, bintang-bintang berguguran dan saling bertabrakan, serta cahaya bulan padam sehingga bumi menjadi gelap gulita, bagaikan tak ada tanda kehidupan. Gemerlap cahaya bintang padam sehingga langit menjadi gelap gulita karena fungsi bintang telah berakhir.

Baca Juga: Hati Masih Keras Belum Bisa Menangis Saat Tahajud, Ada Apa?

Allah Subhanallahu wa ta’ala berfirman:

“Dan Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan (Allah) yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui, Mahaperkasa, Maha Mengetahui.” (QS Fushishilat : 12)

“Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.” (QS. Ash-Shaffat : 6)

Fungsi langit telah berakhir. Semua benda langit hancur dengan datangnya kiamat. Fungsi manusia, jin, dan hewan telah berakhir pula.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Masa ujian, cobaan, dan kekhilafahan juga sudah habis masanya. Kemudian, datang kehidupan yang lain, kehidupan baru dan kebangkitan kedua, setelah Allah Yang Mahasuci menciptakan makhluk-Nya hingga waktu yang ditentukan masanya, setelah manusia menjadi khalifah di muka bumi, kemudian Allah ingin melihat apa yang diucapkan, dikerjakan, dan diusahakan manusia sebagai khalifah di sana.

Lalu, bagaimana gambaran terjadinya kiamat? Pada hari kiamat atau hari akhir, bumi akan mengeluarkan isi perutnya, lautan menumpahkan isinya, gunung-gunung berterbangan, langit terbelah, bintang-bintang berguguran, benda-benda langit berjatuhan, dan alam gelap gulita karena matahari tak bersinar lagi.

Baca Juga: Kisah Koruptor saat Perang Badar, Ini Pesan Nabi Muhammad

Alam raya tak lagi dalam harmoni. Tabrakan demi tabrakan pun menjadi keniscayaan. Benturan-benturan itu begitu dahsyat hingga semua yang pernah kasatmata luluh lantak. Kengerian kiamat sungguh tak tertanggungkan.

Pada saat itu, ibu yang menyusui melempar anak yang disusuinya, dan manusia lari pontang-panting, seperti orang mabuk karena kesadaran dan akal mereka mulai tak berfungsi.

Manusia tidak lepas dari rasa takut dan rindu. Mengelola kerinduan dan ketakutan adalah bagian dari pesan Islam yang penting. Dengan itu, manusia terdorong untuk menjadi lebih bijak dan tenang. Hal ini karena Allah Subhanallahu wa ta’ala tidak akan mengabaikan kita selama ridha-Nya menjadi kerinduan kita. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya