Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Remehkan Undangan Kerabat, Ini Adab-Adabnya untuk Hadir

Nazmi Tsaniya , Jurnalis-Selasa, 08 Desember 2020 |18:01 WIB
Jangan Remehkan Undangan Kerabat, Ini Adab-Adabnya untuk Hadir
Perhatikan adab saat memenuhi undangan. (Foto:Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Islam mengajarkan umatnya untuk saling menjaga hubungan baik terhadap sesama.Salah satu cara menjaga hubungan baik adalah memenuhi undangan atau pertamuan yang diadakan oleh saudara kita tersebut.

Lalu, apakah ada adab yang harus dipenuhi dalam memenuhi undangan dan pertamuan itu?

Baca Juga: Ustaz dr Zaidul Akbar Ungkap Kisah Anak Sakit Disebabkan Emosi Atas Perlakuan Buruk Orangtua

“Secara garis besar, adab memenuhi undangan ada dua. Adab bagi orang yang mengundang, dan adab bagi orang yang diundang.” Terlansir dari Channel Uoutube Yufid TV oleh Ustaz Abdullah Zaen dikutip pada Selasa (08/12/2020).

Ada poin yang patut diketahui tentang adab memenuhi undangan seperti yang dilansir dari laman Almanhaj tentang adab-adab dalam memenuhi undangan yakni:

Baca Juga: Emosi Jadi Racun Paling Bahaya untuk Tubuh, Ini Penjelasannya

1.Hendaknya segera memenuhi undangan dan jangan sampai menunda-menundanya kecuali jika ada alasan udzur atau berhalangan. Seperti yang terdapat dalam salah satu hadis, Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang diundang, hendaklah dia memenuhinya.”

2.Hendaknya tidak membedakan kehadirannya dalam rangka memenuhi dua undangan dari orang miskin dan orang kaya.

3.Tidak membedakan kehadirannya dalam rangka memenuhi dua undangan, antara undangan dari orang yang tempat tinggalnya jauh dengan undangan dari orang yang tempat tinggalnya dekat.

4.Tidak menunda-nunda untuk datang ke jamuan makan hanya dengan alasan puasa, namun harus tetap hadir. Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, “apabila seorang di antara kalian diundang (makan), maka penuhilah, apabila dia sedang berpuasa (sunnah) hendaklah dia mendoakan pihak pengundang dan apabila ia tidak berpuasa hendaknya ia makan makanan (yang ada pada jamuan tersebut).”

Baca Juga: Mengapa Tanaman Bisa Berwarna-warni, Begini Penjelasan dalan Al-Qur'an

5.Kedatangan dalam rangka memenuhi undangan diniatkan untuk memperoleh ganjaran pahala atas kehadirannya tersebut.

Sebagai seorang muslim tentunya harus mengetahui hal-hal seperti ini. Di zaman sekarang, sering meremehkan undangan yang tak dihadiri dengan berbagai alasan. Maka dari itu, sangat perlu diketahui dasar pengetahuan yang Islam ajarkan mengenai adab memenuhi undangan. 

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement