Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perbuatan Riya, Wajib Dihindari Agar Pahala Tak Jadi Sia-Sia

Khairunnisa Nanda Zahra , Jurnalis-Rabu, 09 Desember 2020 |03:01 WIB
Perbuatan Riya, Wajib Dihindari Agar Pahala Tak Jadi Sia-Sia
Jauhi penyakit hati riya. (Foto: Ist/SINDOnews)
A
A
A

JAKARTA Riya menjadi penyakit hati yang dibenci Allah Subhanahu wa ta'ala (SWT). Orang yang memiliki sifat riya menjadikan amalan baiknya menjadi sia-sia saja tak bernilai bagi-Nya.

Melakukan perbuatan riya menjadi kegiatan yang tak berguna di mata Allah SWT. Murka-Nya terhadap hamba-Nya yang sengaja berbuat riya akan mendapat azab di akhirat kelak.

Baca Juga: Hati Masih Keras Belum Bisa Menangis Saat Tahajud, Ada Apa?

Firman Allah dalam QS.Al-Baqaroh ayat 264 :

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

Baca Juga: Nasihat Aa Gym Bagaimana Adab Terhadap Hewan Patut Dilakukan

Menghilangkan pahala akibat perbuatan riya yang diperbuat oleh manusia hanya menjadi sebuah kesengsaraan yang didapatnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement