Orangtua Masih Ada Tapi Anak Kategori Ini Bisa Disebut Yatim Piatu

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 330 2327537 orangtua-masih-ada-tapi-anak-kategori-ini-bisa-disebut-yatim-piatu-2gxFCTDTYR.jpg Orangtua, luangkanlah waktu untuk anak-anak yang membutuhkan perhatian bukan materi semata. (Foto:Shutterstock)

JAKARTA- Apa yang ada di benak Anda tentang arti anak yatim piatu? Pasti diterjemahkan sebagai anak yang sudah tidak memiliki orangtua. Namun bagaimana jika ada "anak yatim piatu" semetara orangtuanya masih ada?

"Anak yatim piatu" dalam konteks ini adalah anak yang masih lengkap orangtuanya, namun dalam kehidupannya tidak pernah diperhatikan.

Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Masalah Pencernaan Bisa Disembuhkan dengan Air Tajin

Ustaz dr Raehanul Bahraen menuliskan dan dikutip pada Senin, (14/12/2020) menyebutkan:

Bahkan dalam sebuah syair disebutkan bahwa anak yatim bukanlah anak yang ditinggal mati kedua orangtuanya. Akan tetapi, anak yatim adalah anak yang kedua orangtuanya sibuk dan tidak mengurusi anak-anaknnya.

Dalam sebuah syair Arab:

“Bukanlah anak yatim yang kedua orang tuanya telah tiada;

Baca Juga: Berpoligami Tak Sekadar Butuh Pemahaman Agama, Tapi Ekstra

(Telah tiada) dari kehidupan dunia, lalu meninggalkan anak tersebut dalam keadaan hina; Akan tetapi, anak yatim adalah anak yang kau dapati; Ibunya tidak mempedulikannya atau ayahnya sibuk tidak mau mengurusnya” (Sya’ir Ahmad Syauqi).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Hendaknya orangtua tidak lalai mendidik dan memberikan perhatian kepada anak-anak mereka. Di zaman ini, kewajiban ini cukup banyak dilalaikan oleh orangtua.

Karena di zaman ini, godaan sosial media, internet, dan gadget dapat melalaikan pendidikan orangtua terhadap anaknya. Misalnya, para ayah sibuk bermain gim, sedangkan para ibu sibuk nonton drama Korea, dan sibuk swafoto, serta belanja online. Semoga kita para orangtua dijauhkan dari hal semacam ini.

Baca Juga:  Pahala Memberi Nafkah kepada Keluarga Setara dengan Bersedekah

Anak adalah kewajiban dan amanah bagi orangtua. Orangtua, terutama ayah, memiliki tugas penting agar menjaga anak mereka dari api neraka; yaitu, dengan mengajarkan kebaikan, mendidik, dan memberikan perhatian kepada anak-anaknya. 

Allah Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At-Taahrim: 6).

Muqatil Rahimahullah menjelaskan bahwa maksud ayat ini adalah agar mendidik keluarga. Beliau Rahimahullah berkata,

“Seorang muslim mendidik dirinya dan keluarganya, memerintahkan mereka kebaikan dan melarang dari keburukan” (Mafaatihul Ghaib Tafsir Ar-Raziy, 30: 527).

Jangan sampai anak menjadi seperti anak yatim, bahkan lebih parah dari anak yatim yang sesungguhnya. Hal ini karena mereka tidak mendapat perhatian dan pendidikan.

Akibatnya, anak-anak menjadi rusak dan nakal. Kerusakan anak-anak disebabkan oleh kelalaian orangtuanya, yaitu tidak mengajarkan agama dan tidak memperhatikan dengan siapa anak-anak mereka bergaul. Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah Rahimahullah menjelaskan,

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya