JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi menjadikan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya sebagai penasihat dalam pelaksanaan tugasnya memimpin Kementerian Agama. Habib Lutfi merupakan salah tokoh sekaligus ulama besar di Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal mengatakan Menag telah meminta dan menjadikan Habib Luthfi sebagai penasihat guna memberi masukan strategis dalam memimpin Kementerian Agama.
Baca Juga: Tak Hanya Manusia, Hewan Juga Dibangkitkan Saat Hari Kiamat
Jaringan Habaib di Pulau Jawa Abad 20 (Studi Integrasi Islam dan Budaya Lokal dalam Bingkai Islam Nusantara oleh Agus Permana, Ading Kusdiana, H Mawardi, terbitan Bahasa & Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung, Jumat (18/12/2020).
Habib Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan Al-Habib Luthfi lahir di Pekalongan 10 November 1946. Bin Yahya mengisyaratkan salah satu marga (fam) keturunan Arab yang berasal dari Hadramaut Yaman, keturunan Rasulullah SAW.
Baca Juga: Doa Setelah Asar di Hari Jumat Mustajab, Ustaz Khalid Basalamah: Agar Nikmat Allah SWT Dipertahankan
Ayahnya bernama Habib Ali bin Hasyim" bin Umar bin Thoha bin Hasan bin Thoha. Thoha pertama adalah penyusun "Ratib al-Kubro", dimakamkan di Ciledug Cirebon Jawa Barat. Sedangkan Thoha kedua di Penang Malaysia.
Setelah memperoleh pendidikan langsung dari kedua orangtuanya, pada usia 12 tahun Luthfi kecil mulai mengembara mencari ilmu. Pada usia tersebut, Habib Luthfi ikut pamanya, Habib Muhammad di Indramayu Jawa Barat. Sejak itu dia keluar masuk pesantren. Tak lama nyantri di Bondokerep Cirebon, Habib Luthfi mendapatkan beasiswa belajar ke Hadramaut, Yaman.