Menghadiahkan Selawat untuk Orangtua Sudah Meninggal Dunia, Apa Bisa?

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Senin 21 Desember 2020 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 330 2331455 menghadiahkan-selawat-untuk-orangtua-sudah-meninggal-dunia-apa-bisa-TI1sler3Fa.jpg Berbaktilah kepada orangtua saat masih hidup maupun telah meninggal dunia. (Foto:Freepix)

JAKARTA- Bakti anak kepada orangtua bukan saja saat keduanya masih hidup, namun juga dapat dilakukan ketika orangtua sudah meninggal dunia.

Salah cara berbakti kepada orangtua yang sudah meninggal yakni menghadiahkan selawat untuk orangtua yang sudah meninggal.

Baca Juga:  Aa Gym Bantah Sampaikan Ucapan Natal

Anggota Dewan Konsultasi Bimbingan Islam sekaligus Alumni STDI Imam Syafi’i Jember Ustaz Muhammad Ihsan dalam sebuah tulisan di HijarahApp dikutip pada Senin (21/12/2020) menjelaskan:

Selawat dalam arti dasarnya adalah doa. Ketika kita berselawat kepada Allah untuk nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam maknanya kita meminta kepada Allah, agar Allah menambah kenikmatan dan rahmatnya untuk baginda rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Maka, selawat dalam artian mendoakan orangtua adalah salah satu kebaktian yang besar dari seorang anak teruntuk orangtuanya. dalam sebuah hadits rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Baca Juga: Mukjizat Nabi Muhammad SAW hingga Nabi Isa

“Apabila seorang manusia meninggal maka terputuslah semua amalannya kecuali 3 amalan: Sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan dan seorang anak soleh yang senantiasa mendoakannya.”(HR. Muslim 1631).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bahkan kesolehan anak, akan menjadi pahala untuk orangtuanya, karena anak adalah hasil orangtua. oleh karenanya perbanyaklah ketaatan kepada Allah, insya Allah orangtua akan mendapatkan pahala juga.

Ibnu Malak berkata:

“Sampai dikatakan: orang tua mendapatkan pahala dari setiap amalan anaknya yang sholih, baik dia mendoakan ayahnya atau tidak, hal ini sama seperti seseorang menanam pohon yang berbuah, maka si penanam akan mendapatkan pahala setiap kali ada yang memakan buah tersebut, baik orang yang memakan buah tersebut mendoakan si penanam atau tidak”.(Syarhul mashabih karya Ibnu Malak : 1/193). Wallahu a’lam

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya