Doa Setelah Asar Hari Jumat, Ini Waktu dan Tempat-Tempat Termulia

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Kamis 24 Desember 2020 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 330 2333046 doa-setelah-asar-hari-jumat-ini-waktu-dan-tempat-tempat-termulia-Ye5pM0wTPo.jpg Berdoalah dalam keadaan dan situasi apapun, terutama setelah asar pada hari Jumat. (Foto:Freepix)

JAKARTA- Waktu setelah Sholat Asar pada Hari Jumat adalah waktu mustajab untuk berdoa. Nah bagi yang menginginkan mencari waktu mustajab Sholat Asar pada Hari Jumat, ada beberapa cara seperti dituliskan oleh Ustaz Raehanul Bahraen.

1. Tetap tinggal di masjid setelah Sholat Asar, tidak keluar dari masjid dan berdoa. Ditekankan ketika akhir waktu asar (menjelang magrib), ini adalah kedudukan tertinggi.

Baca Juga: Menikah Itu Ibadah, kalau Menunda-nunda Begini Efeknya

Said bin Jubair jika Sholat Asar tidaklah berbicara dengan seorangpun sampai tenggelam matahari.

2. Ia berangkat ke masjid menjelang magrib kemudian sholat tahiyatul masjid, berdoa sampai akhir waktu ashar ini adalah kedudukan pertengahan

3. Ia duduk di tempatnya–rumah atau yang lain- berdoa kepada Rabb-nya sampai akhir waktu ashar. Ini adalah kedudukan terendah. (Fatwa Sual Wal Jawab no.112165)

Baca Juga: Sudah 7 Kali Direnovasi, Masjid Al-Osmani di Medan Tetap Bercorak Eropa, China dan Melayu

Perhatikan bagaimana semangat para salaf dahulu memanfaatkan berkahnya waktu ba’da ashar di hari Jumat.

Ibnul Qayyim berkata:

“Dahulu Sa’id bin Jubair apabila telah Sholat Asar, dia tidak berbicara dengan seorang pun sampai tenggelam matahari (magrib) karena sibuk dengan berdoa.” (Zadul Ma’ad 1/384)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Dahulu Thawus bin Kaisan jika shalat ashar pada hari Jumat menghadap kiblat, ia tidak berbicara dengan seorang pun sampai tenggelam matahari (magrib).” (Tarikh Waasith)

Sebuah catatan hal ini juga bisa dilakukan oleh wanita di rumahnya, setelah sholat ahar wanita berdoa dan berharap dimustajabkan. Demikian juga orang yang terhalangi untuk shalat ashar di masjid seperti dengan sakit atau ada udzur lainnya.

Dikutip dari Hijrah App Jumat (24/12/2020), Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan:

“Dzahir hadis adalah mutlak yaitu barangsiapa yang berdoa di waktu musjatab pada akhir hari jumat (yaitu menjelang magrib, karena akhir hari dalam hijriyah adalah magrib). Diharapkan bisa dkabulkan, akan tetapi jika ia menunggu sholat di masjid tempat shalat magrib, ini lebih hati-hati karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘ia menegakkan sholat’. Orang yang menunggu sebagaimana kedudukan orang yang sholat maka dalam keadaan shalat lebih diharapkan mustajab. Orang yang menunggu sholat sebagaimana orang shalat. Jika ia sakit bisa dilakukan di rumahnya , tidak mengapa. Atau wanita yang menunggu Sholat Magrib di musalanya (tempat shalat di rumah), atau yang sakit di mushallanya berdoa di waktu ashar dan berharap mustajab. Jika ia ingin, menuju masjid tempat ia ingin shalat magrib lebih awal, duduk menunggu sholat dan berdoa.” ( Majmu’ Fatawa bin Baz 30/270)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya