Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Meraskan Manisnya Iman, Cintai Saudaramu dengan Tulus

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Kamis, 24 Desember 2020 |18:00 WIB
Mau Meraskan Manisnya Iman, Cintai Saudaramu dengan Tulus
Cintailah saudaramu karena Allah Subhana Wata'ala (SWT). (Foto:SINDOnews)
A
A
A

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkansemua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (al-Anfal: 63)

Persahabatan yang dijalani karena Allah subhanahu wa ta’ala akan mendatangkan sekian banyak keutamaan bagi seorang muslim, di antaranya adalah:

Persahabatan yang dibangun karena Allah dan di jalan Allah, adalah ikatan iman yang terkuat.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Cinta karena Allah dan benci karena Allah adalah ikatan iman yang paling kuat.” (HR. ath-Thabarani, dinyatakan “hasan” oleh Syaikh al-Albani dalam ash-Shahihah, no. 998)

Orang yang saling mencintai karena Allah subhanahu wa ta’ala akan mendapatkan naungan di Hari Kiamat.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyatakan:

“Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan, pada hari yang tidak ada satu pun naungan kecuali naungan-Nya azza wa jalla: 

(1) pemimpin yang adil; (2) pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah; (3) seseorang yang hatinya senantiasa terikat dengan masjid; (4) dua orang yang saling mencintai karena Allah, mereka bersatu dan berpisah karena-Nya; (5) seseorang yang diajak berzina oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan, namun ia justru berkata, ‘Aku takut kepada Allah.’; (6) seseorang yang bersedekah dan menyembunyikan sedekahnya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya; serta (7) seseorang yang berzikir kepada Allah sendirian hingga meneteskan air mata.” (HR. al-Bukhari no. 660 dan Muslim no. 1031)

Allah subhanahu wa ta’ala mencintai orang-orang yang saling mencintai karena-Nya. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata:

“Dahulu ada seorang lelaki yang ingin mengunjungi saudaranya di suatu negeri. Allah subhanahu wa ta’ala pun mengutus seorang malaikat di belakangnya. Ketika malaikat ini mendatangi orang tersebut, ia bertanya, ‘Engkau hendak menuju ke mana?’ Orang tersebut menjawab, ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku.’

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement