Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jurnalis Keturunan Arab Ini Penyebar Berita Proklamasi, Habib Novel: Itu Sebagai Bentuk Ketakwaan

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Jum'at, 25 Desember 2020 |18:00 WIB
Jurnalis Keturunan Arab Ini Penyebar Berita Proklamasi, Habib Novel: Itu Sebagai Bentuk Ketakwaan
MAHYA abadikan nama M Asad Shahab, jurnalis keturunan Arab penyebar berita Proklamasi. (Foto:SINDOnews)
A
A
A

JAKARTA - Siapa sebenarnya M Asad Shahab? Mengapa namanya begitu dikenang dan dimuliakan? Tak banyak orang tahu memang akan tokoh yang satu ini.

Asad Shahab lahir di Jakarta pada 23 September 1910 dari keluarga Betawi berdarah Arab. Beliau adalah jurnalis keturunan dari Hadhramaut, Yaman.

Ayahnya, Ali Shahab adalah seorang tokoh Arab Betawi yang termasuk salah satu tokoh perintis Jamiat Kheir, organisasi Islam modern pertama di Hindia Belanda. Pada 2 September 1945, M Asad Shahab mendirikan kantor berita Arabian Press Board (APB).

Baca Juga: Tahun Baru Sunnatullah Jadikan Momen Muhasabah

Ketua Umum Majelis Hikmah Alawiyah (MAHYA) Habib Ahmad bin Novel bin Salim bin Jindan dalam sebuah kesempatan mengatakan, M Asad Shahab adalah penulis pejuang yang dikenal sebagai tokoh penyebar berita Proklamasi RI.

Pengakuan kedaulatan kemerdekaan RI pertama diperoleh dari Mesir kemudian menyusul negara Timur Tengah lainnya, tidak terlepas dari peran beliau melalui lembaga kantor berita yang dikelolanya, yakni APB (Arabian Press Board).

Pada masa awal kemerdekaaan, berita-berita APB diterjemahkan dalam bahasa Arab oleh penyiar RRI dan diterima oleh pelajar-pelajar Indonesia yang ada di Mesir.

Baca Juga: Mau Meraskan Manisnya Iman, Cintai Saudaramu dengan Tulus

Berita yang dikirim sepotong-sepotong, kemudian dikumpulkan dan dituliskan dalam media Mesir. Berita-berita itu diteruskan dalam konferensi Liga Arab. Walhasil, negara-negara Islam di Timur Tengah bersimpati dan memberikan dukungannya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement