Jangan Tidur dalam Keadaan Marah dengan Suami, Begini Hukumnya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 330 2340423 jangan-tidur-dalam-keadaan-marah-dengan-istri-begini-hukumnya-ztppfZg20V.jpg Hidup rukun dan tenang pasangan suami istri Muslim. (Foto:Freepix)

JAKARTA- Istri adalah teman hidup maka janganlah disakiti fisik dan perasaanya. Dia hanya berkumpul denganmu di dunia yang singkat.

Ustaz Ahmad Zainuddin, Lc dalam pembahasan Risalah Penting untuk Muslimah dikutip pada Kamis (7/1/2021) menyebutkan:

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga: Otoritas Arab Saudi Minta Jamaah Umrah dan Haji Vaksinasi Covid-19 Sebelum Berangkat

“Jika seorang istri menyakiti suaminya di dunia, maka calon istrinya di akhirat dari kalangan bidadari akan berkata:

“Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah mencelakakanmu sebab ia hanya sementara berkumpul denganmu. Sebentar lagi ia akan berpisah dan akan kembali kepada kami.”(HR. Tirmidzi no. 1174 dan Ibnu Majah no. 2014. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Sementara sangat ironi bahwa sebagian istri tidak memperhatikan suaminya tidur pada malam itu atau pada dua malam bahkan sepuluh malam atau sebulan dalam keadaan suaminya sedang marah. (vitri)

Seakan-akan perkara ini tidak penting dan seakan-akan ketika dia bertemu dengan Allah menganggap bahwa perkara ini tidak akan dihisab.

Ini perasaan yang keliru, jangan sampai seorang istri merasa tenang saat suaminya marah kepadanya pada malam itu dan belum memaafkannya sampai berhari-hari.

Seorang istri harus merasa khawatir kalau sholatnya tidak bermanfaat, puasanya tidak bermanfaat, kalau seandainya dia tidak menggapai ridha suaminya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini