Cara Menjaga Kemuliaan Hati, Bisa Dilakukan dengan Mendoakan Orang Lain

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 330 2347792 cara-menjaga-kemuliaan-hati-bisa-dilakukan-dengan-mendoakan-orang-lain-nAbTbEHMp9.jpg KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym. (Foto:Okezone)

JAKARTA- Keutamaan mendoakan sesama adalah perbuatan mulia, apalagi disaat ini Indonesia banyak dilanda musibah.

Pengasuh Ponpes Daarut Tauhid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyampaikan hal itu dalam tausiyah tentang keutamaan mendoakan sesama.

Dalam pergaulan sehari-hari, kita pastinya pernah diminta oleh saudara, tetangga, teman, atau kenalan lainnya, untuk mendoakannya.

"Tolong doakan saya yaa!" atau "Mohon doanya!" Entah saat itu dia sedang menghadapi ujian di sekolah, hendak mencari kerja, memulai sebuah usaha, atau pun bersyukur atas kelahiran anaknya.

Baca Juga: Kisah Penyelam Sriwijaya Air, Untaian Doa dan Sholat Jenazah di Atas Kapal

"Sebetulnya, tanpa diminta pun sebaliknya kita mendoakan mereka. Ambil contoh, ketika ada seseorang yang selalu berbuat baik kepada kita, doakanlah dia. Atau, dalam sebuah urusan kita terpaksa meminta bantuan seseorang, dan saat itu kita tidak mampu membalasnya. Maka, selain mengucap terima kasih, doakanlah dia dengan ikhlas," kata Aa Gym dalam tausiyahnya di media sosial belum lama ini.

Kita sangat layak untuk membalas kebaikan orang-orang yang rajin menolong atau mereka yang sering terbebani oleh kita. Yang dituntut oleh Islam sekadar membalas, akan tetapi membalas dengan sesuatu yang lebih baik. Kalau tidak bisa, ucapkanlah terima kasih dengan tulus, lalu serius dan ikhlas mendoakannya. Mengapa demikian? Tujuannya adalah agar kemuliaan ('Izzah) kita tetap terjaga dan tidak lantas turun menjadi beban bagi orang lain.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Doakanlah mereka selepas sholat yang lima waktu. Atau kalau ingin lebih leluasa, doakan mereka selepas Tahajud. Berdoalah sesering dan sebanyak mungkin. Mohon kan agar Allah Ta'ala melimpahi aneka kebaikan, dimudahkan segala urusannya dan dijauhkan dari bala bencana, Sesungguhnya, Allah tidak akan pernah bosan mendengar dan mengabulkan doa kita.

Tidak perlu kita beritahukan apa doa kita kepadanya, semisal lewat SMS. Misalnya, selepas Tahajud kita kirim dia pesan visa SMS atau WA. "Ya Allah, di saat yang mustajab, hamba mendoakan sahabatku ini. Balas lah semua kebaikannya. Engkaulah Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat. Kabulkanlah, yaa Tuhanku Yang Maha Pemurah."

Jika demikian, apakah benar kita mendoakan dia? Atau, sebenarnya kita hanya memberi informasi, bahwa kita sedang Tahajud dan kita teringat kepadanya. Lalu merasa kalau sering WA akan diartikan saleh sehingga dia mau menikah dengan kita?

Hal terpenting dalam mendoakan orang lain bukan agar dia tahu kalau kita sudah mendoakannya, akan tetapi bagaimana agar dia tersebut diijabah Allah. "Apabila salah seorang mendoakan saudaranya sesama muslim tanpa diketahui oleh yang didoakan, maka para Malaikat berkata 'Amin' dan semoga engkau memperoleh pula seperti apa yang engkau doakan itu." (HR Muslim dan Abu Daud). (Rusman H Siregar)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.comKlik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini