Istri Tak Sholat, Apakah Suami Juga Ikut Berdosa

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 330 2363683 istri-tak-sholat-apakah-suami-juga-ikut-berdosa-jWRZjGSids.jpg Sholat wajib 5 waktu dalam sehari. (Foto: Freepix)

JAKARTA - Istri tak sholat lima waktu lantas apakah sang suami juga ikut menanggung dosa mengingat sholat adalah perkara yang sangat penting.

Sholat adalah rukun Islam kedua setelah syahadat. Saking pentingnya, sholat merupakan amalan yang pertama kali dihisab pada Hari Kiamat.

Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, Ustaz Farid Nu'man Hasan dalam kajiannya dikutip pada Rabu (17/2/2021) mencoba menjelaskan bahwa Allah Ta'ala berfirman:

Baca Juga: Agar Sholat Menjadi Sah, Perhatikan 6 Hal Ini

"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At Tahrim: 6)

Ustaz Farid Nu'man mengatakan, menjaga keimanan keluarga kita, orang tua, istri dan anak-anak adalah kewajiban seorang laki-laki sekaligus sebagai seorang suami. Dan di antara kewajibannya adalah mengingatkan keluarganya agar senantiasa menjaga shalat yang difardhukan.

Baca Juga: Keringanan Sholat meski Sedang Sakit, Begini Panduannya

Allah berfirman: "Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya." (QS. Thaha: 132)

Membina anggota keluarga adalah tanggung jawab seorang suami atau kepala keluarga. Di pundaknya terdapat tanggung jawab untuk memastikan seluruh anggota keluarganya beriman kepada Allah Ta’ala. Namun hidayah tetap menjadi hak-Nya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Oleh sebab itu kita harus memaksimalkan peran kita dan menunaikan kewajiban untuk membina anak dan istri. Jika kita membiarkan anak dan istri kita tidak beriman kepada Allah Ta’ala dan melalaikan kewajibannya sebagai seorang hamba, maka kita turut berdosa.

Namun, apabila upaya dan usaha membina mereka sudah kita lakukan dengan maksimal, maka hidayah hanyalah milik Allah. Kita tidak bisa memaksakan hidayah datang kepada keluarga kita. Yang bisa kita lakukan hanyalah berupaya menyadarkan mereka.

Sebagaimana Nabi Ibrahim 'alaihissalam kepada ayahnya, Nabi Luth 'alaihissalam kepada istrinya, Nabi Nuh 'alaihissalam kepada anaknya, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada pamannya.Wallahu A'lam. (Rusman Hidayat Siregar)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya