Selain itu, Syekh Hasanuddin Al-Palembani juga memiliki banyak saudara perempuan, seperti Nyayu Badariah binti Jakfar, yang menikah dengan Kemas Temenggung Jumpong 1 ilir, dan melahirkan Nyimas Naimah.
"Kemudian keponakannya Nyimas Naimah ini bersuamikan Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo yang berkuasa pada 1724-1757. Makam sultan dan isterinya Nyimas Naimah ini berada di dalam Guba Kawah Tekurep," ucapnya.
Sementara Syekh Hasanuddin menikah dengan Syarifah Habibah binti Khatib Muhammad Jamalullail. Dari perkawinan ini beliau mempunyai beberapa putera-puteri yang terkenal di antaranya Syekh Muhammad Akib yang merupakan khalifah Tarekat Sammaniyah, Kiagus Muhammad Saleh, Kiagus Muhammad Amin dan lainnya.
"Syekh Kiagus Haji Hasanuddin al-Palembani wafat di Palembang dan dimakamkan di komplek astana Guba Kawah Tekurep Lemabang, Palembang berdampingan dengan makam anaknya, Kgs M Saleh. Oleh karena itu ia dikenal juga dengan sebutan Panglima Kawah Tekurep," jelasnya. (Dede Febriansyah)
(Vitrianda Hilba Siregar)