Jadi, kata dia, intinya, berbagai keunggulan itu sirna karena adab yang buruk dan akhlak tercela.
Sebaliknya, berbagai kekurangan itu dimaafkan dari seorang yang memiliki adab yang luhur dan akhlak yang mulia.
"Sebagai contoh, indikator akhlak mulia bagi seorang laki-laki adalah akhlak mulia kepada isteri. Laki-laki yang berkepribadian sempurna itu berakhlak mulia dan memuliakan isterinya," sebutnya sebagaimana dikutip pada Ahad (28/2/2021).
Semoga Allah mudahkan semua laki-laki yang membaca tulisan ini untuk menjadi suami yang memuliakan isterinya. Aamiin.
(Vitrianda Hilba Siregar)