Masjid Bersejarah Bisa Jadi Tempat Wisata Religi dan Edukasi

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 16 Maret 2021 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 614 2378247 masjid-bersejarah-bisa-jadi-tempat-wisata-religi-dan-edukasi-KFUNdtcZpR.jpg Masjid Raya Al Mashun atau Masjid Raya Kota Medan salah satu masjid bersejarah terletak di Jalan Sisingamangaraja XII, Medan, Sumatera Utara. (Foto:SINDOnews)

JAKARTA - Masjid bersejarah di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi objek wisata religi dan edukasi.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI, Moh. Agus Salim mengatakan, selama fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah tidak diubah dan tidak mengurangi kualitas kekhidmatan beribadah, masjid bisa dijadikan sebagai tempat wisata religi dengan menampilkan sejarah-sejarah kebudayaan Islam.

“Indonesia memiliki banyak masjid bersejarah seperti Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Masjid Sekayu Semarang, Masjid Wapauwe Ambon, Masjid Agung Demak, Masjid Ampel Surabaya, Masjid Agung Banten, Masjid Cut Meutia, dan masih banyak lagi masjid hingga saat ini masih terjaga,” katanya dalam keterangan yang diterima Okezone, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga: Dosa Istri dan Anak, Suami Turut Dimintai Pertanggungjawaban di Akhirat Kelak

Menurut Agus, adanya masjid bersejarah yang masih berdiri kokoh merupakan salah satu bukti perkembangan agama Islam di Indonesia, dan sejarah itu tetap harus sampai kepada generasi milenial.

Selain itu, Agus menambahkan, masjid juga harus menjadi masjid ramah anak, ramah disabilitas, dan ramah lingkungan.

“Oleh karena itu, masjid menjadi ruang yang nyaman untuk beribadah, belajar, tempat berkumpul anak-anak dalam melakukan hal positif, kreatif, inovatif, yang aman dan nyaman dengan dukungan orang tua dan lingkungan,” pungkasnya. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya