BOYOLALI - Tidak ada yang aneh dari penampakan Masjid Cipto Mulyo di Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Terlihat seperti layaknya bangunan masjid lainnya.
Namun siapa sangka, masjid tua ini usianya sudah 1 abad atau 100 tahun, dan hingga kini kondisinya masih utuh terawat.
Masjid ini merupakan peninggalan raja di Keraton Surakarta. Dan hingga kini tak pernah sepi dari jamaah yang datang untuk beribadah, terlebih saat bulan ramadhan. Meski sudah mengalami beberapa kali renovasi, namun dari awal dibangun hingga saat ini tidak pernah berubah bentuknya.
Selain namanya yang unik, bangunan Masjid Cipto Mulyo juga menampilkan desain Jawa kuno, yaitu berbentuk limasan dan menyerupai pendopo. Masjid ini memiliki lima pintu utama yang semuanya terletak di bagian depan bangunan masjid. Di atas setiap pintu, diberi ukiran yang disisipkan tulisan "P.B.X" sebagai tanda bahwa masjid itu dibangun pada masa pemerintahannya.
Tidak hanya bedug dan kentongan yang masih asli, namun mimbar khotbah yang berada di dalam masjid sejak zaman dahulu hingga saat ini masih digunakan. Setiap suara adzan berkumandang, para jamaah segera berdatangan untuk beribadah bersama.