Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Literasi Wakaf Uang di Kalangan Masyarakat Masih Perlu Terus Ditingkatkan

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Rabu, 21 April 2021 |03:40 WIB
Literasi Wakaf Uang di Kalangan Masyarakat Masih Perlu Terus Ditingkatkan
Gerakan Nasional Wakaf Uang. (Foto: Vitrianda Hilba Siregar)
A
A
A

JAKARTA - Literasi wakaf uang di kalangan masyarakat perlu ditingkatkan ini mengingat publik masih lebih kuat mengenal literasi zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh menyampaikan, praktik perwakafan adalah urusan luar biasa yang semestinya disadari oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Istiqlal Islamic Center of Taronto Masjid Pertama yang Berdiri di Kanada saat Ramadhan 2021

Menurut Nuh, wakaf sudah menjadi gaya hidup atau life style yang dilakukan masyarakat pada zaman Nabi Muhammad SAW. Di masa kini, praktiknya pun menjadi mudah dengan tidak membatasi penggunaan tanah atau lahan sebagai media wakaf saja, namun menggunakan uang.

Sumber: Badan Wakaf Indonesia (BWI)

"Urusan wakaf ini, kata dia, adalah urusan luar biasa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW," ujar saat menghadiri Media Gathering dan Buka Bersama 2021 di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa zakat, infak dan sedekah ibarat biaya operasional keumatan, akan habis saat dibagikan. Sementara wakaf bernilai strategis untuk membangun peradaban, karena wakaf tidak boleh berkurang harus bertambah melalui pengelolaan.

Baca Juga: Ada Utang yang Tak Akan Terlunasi hingga Ajal Menjemput, Ini Penjelasannya

"Kenapa kita kok pakai wakaf-wakafan, kita berwakaf, kenapa. Ada banyak alasan kenapa kita berwakaf dan terus menyuarakan menghidupkan perwakafan.

Ditambahkannya salah satu perbedaan antara wakaf dengan zakat yakni dalam zakat, selaku amil mendapatkan 12,5% langsung dari zakat, namun pengelola wakaf mendapt 10% setelah wakaf itu dikelolah.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement