Banyak Keuntungan Diraih dari Jalan Kaki Menuju Masjid, Apa Saja Ya?

Hantoro, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 330 2404810 banyak-keuntungan-diraih-dari-jalan-kaki-menuju-masjid-apa-saja-ya-ILzoWKcCGJ.jpg Masjid Islamic Centre Jakarta. (Foto: Yohannes Tobing)

JAKARTA - Jalan kaki ke masjid dalam rangka menunaikan sholat fardu secara berjamaah bakal mendapat balasan pahala yang sangat besar dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Kemudian dosa-dosa yang telah lalu bisa terampuni, dan akan ditinggikan derajatnya.

Sebagaimana dilansir laman Muslim.or.id, hal ini sebagaimana dijelaskan Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟ قَالُوا: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

"Maukah kalian aku tunjukkan kepada suatu amal yang dapat menghapus kesalahan (dosa) dan meninggikan derajat?" Para sahabat menjawab, "Ya, wahai Rasulullah." Rasulullah bersabda, "(Yaitu) menyempurnakan wudu dalam kondisi sulit, banyaknya langkah menuju masjid, menunggu sholat setelah mendirikan sholat. Itulah ar-ribath (kebaikan yang banyak)." (HR Muslim Nomor 251)

Baca Juga: 10 Malam Terakhir Ramadhan, Nabi Muhammad SAW Bangunkan Fatimah dan Ali bin Abi Thalib

Kemudian jangan ragu berjalan kaki menuju masjid untuk melaksanakan sholat, meskipun jaraknya jauh. Pasalnya, banyak pahala yang akan diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Jadi semakin banyak langkah yang dilakukan maka keutamaan yang diraih lebih melimpah.

Dijelaskan pula, hal ini juga berlaku ketika pulang dari masjid. Tidak hanya saat berangkat menuju rumah Allah Subhanahu wa ta'ala.

Dari Abu Musa Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَعْظَمُ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلاَةِ أَبْعَدُهُمْ، فَأَبْعَدُهُمْ مَمْشًى وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلاَةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الإِمَامِ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ الَّذِي يُصَلِّي، ثُمَّ يَنَامُ

Artinya: "Orang yang paling banyak mendapatkan pahala dalam sholat adalah mereka yang paling jauh (jarak rumahnya ke masjid), karena paling jauh jarak perjalanannya menuju masjid. Dan orang yang menunggu sholat hingga dia melaksanakan sholat bersama imam itu lebih besar pahalanya dari orang yang melaksanakan sholat kemudian tidur." (HR Bukhari Nomor 651 dan Muslim Nomor 662)

Dari Ubay bin Ka'ab Radhiyallahu anhu, dia berkata:

كَانَ رَجُلٌ لَا أَعْلَمُ رَجُلًا أَبْعَدَ مِنَ الْمَسْجِدِ مِنْهُ، وَكَانَ لَا تُخْطِئُهُ صَلَاةٌ، قَالَ: فَقِيلَ لَهُ: أَوْ قُلْتُ لَهُ: لَوْ اشْتَرَيْتَ حِمَارًا تَرْكَبُهُ فِي الظَّلْمَاءِ، وَفِي الرَّمْضَاءِ، قَالَ: مَا يَسُرُّنِي أَنَّ مَنْزِلِي إِلَى جَنْبِ الْمَسْجِدِ، إِنِّي أُرِيدُ أَنْ يُكْتَبَ لِي مَمْشَايَ إِلَى الْمَسْجِدِ، وَرُجُوعِي إِذَا رَجَعْتُ إِلَى أَهْلِي، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَدْ جَمَعَ اللهُ لَكَ ذَلِكَ كُلَّهُ

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Artinya: "Seseorang yang setahuku tidak ada lagi yang lebih jauh (rumahnya) dari masjid, dan dia tidak pernah ketinggalan dari sholat. Ubay berkata, maka ia diberi saran atau kusarankan, 'Bagaimana sekiranya jika kamu membeli keledai untuk kamu kendarai saat gelap atau saat panas terik?' Laki-laki itu menjawab, 'Aku tidak ingin rumahku di samping masjid, sebab aku ingin jalanku ke masjid dan kepulanganku ke rumah semua dicatat (pahala).' Maka Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 'Allah Ta’ala telah kumpulkan untukmu semuanya tadi'.” (HR Muslim Nomor 663)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ، ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مَنْ بُيُوتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللهِ، كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

Artinya: "Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian berjalan ke salah satu rumah Allah (masjid) untuk melaksanakan kewajiban yang Allah tetapkan, maka kedua langkahnya, yang satu menghapus kesalahan dan satunya lagi meninggikan derajat." (HR Muslim Nomor 666)

Hadis-hadis tersebut juga menunjukkan kesungguhan mendatangi masjid dengan berjalan kaki, bukan naik kendaraan, meskipun rumahnya cukup jauh. Namun, jangan sampai menimbulkan kesulitan. Kemudian mendapat pengecualian jika ada udzur, misalnya sudah tua renta dan yang lainnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya