Mantan Pilot Angkatan Udara Israel: Militer Kami Kejam Seperti Organisasi Teroris

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 614 2411825 mantan-pilot-angkatan-udara-israel-militer-kami-kejam-seperti-organisasi-teroris-YMq7kfv2y4.jpg Tentara Isarel saat bentrok dengan warga Palestina. (Foto:Redfis)

ANKARA – Pemerintah dan tentara Israel sebagai "organisasi teroris" yang dijalankan oleh "penjahat perang". Hal ini dilontarkan mantan pilot pesawat tempur Angkatan Udara Israel, Yonatan Shapira. Yonatan mengakui kekejaman yang telah dilakukan negaranya terhadap rakyat Palestina.

Kapten Yonatan Shapira resmi mengundurkan diri dari dinas tentara Israel pada 2003, saat Intifadah kedua Palestina mencapai puncaknya.

Dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Anadolu, dia menjelaskan mengapa dia menyadari setelah bergabung dengan militer Israel bahwa dia adalah "bagian dari organisasi teroris".

Baca Juga: Ada Bang Onim di Palestina, Menlu Retno pun Minta Laporan Terkini Darinya

“Saya menyadari selama Intifada Kedua apa yang dilakukan Angkatan Udara Israel dan militer Israel adalah kejahatan perang, yang meneror populasi jutaan orang Palestina. Ketika saya menyadarinya, saya memutuskan untuk tidak hanya pergi tetapi untuk mengatur pilot lain yang secara terbuka akan menolak untuk mengambil bagian dalam kejahatan ini,” kata Shapira sebagaimana dilansir Middle East Monitor.

Yonatan Shapira, mantan Pilot Angakatan Udara Israel (Foto: AFP) 

"Sebagai seorang anak di Israel, Anda dibesarkan dalam pendidikan militeristik Zionis yang sangat kuat. Anda hampir tidak tahu apa-apa tentang Palestina, Anda tidak tahu tentang Nakba 1948, Anda tidak tahu tentang penindasan yang sedang berlangsung," ujarnya.

Baca Juga: Kaum Yahudi Membuat Klaim Palsu untuk Merebut Tanah Palestina

Sejak meninggalkan tentara Israel, Shapira telah meluncurkan kampanye yang mendorong anggota militer lainnya untuk tidak mematuhi perintah untuk menyerang warga Palestina.

Kampanye tersebut telah menyebabkan 27 pilot militer lainnya diberhentikan dari jabatan mereka di Angkatan Udara Israel sejak 2003.

Dalam sepekan terakhir, pesawat tempur Israel telah melancarkan ratusan serangan udara terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza yang terkepung, menewaskan setidaknya 212 warga Palestina termasuk 61 anak-anak serta melukai lebih dari 1.200 orang. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya