Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Janin Keguguran dan Anak yang Wafat Akan Bersama Orangtua Masuk Surga?

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Rabu, 19 Mei 2021 |10:09 WIB
Janin Keguguran dan Anak yang Wafat  Akan Bersama Orangtua Masuk Surga?
Janin yang mengalami keguguran atau anak yang wafat akan membawa orangtua bersama ke surga. (Foto:Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Apakah janin dalam kandungan yang mengalami keguguran akan berlalu begitu saja seiring waktu tanpa adanya hikmah? Perasaan sedih yang mendalam dirasakan oleh seorang ibu jika ia mengalami keguguran kandungannya.

Buah hati yang dinanti-nanti ternyata ditakdirkan tidak terlahir ke dunia. Akan tetapi ada hiburan yang diberikan oleh Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Yaitu surga pahala kesabaran atas musibah tersebut.

Ustaz dr. Raehanul Bahraen mengingatkan kepada  para ibu yang mengalami musibah ini agar bersabar dan bagi petugas kesehatan seperti bidan, dokter dan perawat muslim bisa segera memberikan nasihat dan hiburan.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Alami Keguguran Semoga Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda, 

والذي نفسي بيده إن السقط ليجر أمه بسرره إلى الجنة إذا احتسبته

Demi Dzat yang jiwaku berada di tangannya, sesungguhnya janin yang keguguran akan membawa ibunya ke dalam surga dengan bersama ari-arinya (سرره) apabila ibunya mengharap pahala dari Allah (dengan musibah tersebut) [HR. Ibnu Majah no. 1690]

Perlu diketahui, hadist ini masih diperselisihkan ulama mengenai keshahihahnya. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Ahkaamul Janaa’iz, dihasankan oleh Al-Mundziri dalam At-Targhib wat Tarhib 3/57. Di dhaifkan oleh An-Nawawi dalam Al-Khulashah 2/1066, Al-‘Iraqi dalam Mugnil Asfaar 1/373 dan Al-Bushari dalam Mishbahuz zujajah.Mengenai Makna ari-ari (سرة/ jamaknya سرر), berkata Al-Mubarak bin Muhahamd Al-Jazari, 

وهي ما يبْقى بعد القَطع ممَّا تقطعه القَابِلةوالسَّرَرُ ما تَقْطعه وهو السُّر بالضم أيضا

“Yaitu apa yang tersisa setelah pemotongan dari apa yang dipotong oleh bidan/dukun beranak. Dan “As-sarar” adalah apa yang dai potong disebut juga As-sur dengan dhommah.”

Baca Juga: Aurel Hermansyah Keguguran Netizen pun Ingatkan Penyakit Ain, Ini Penjelasannya

Sementara makna keguguran menurut Syaikh Kholid Bin Ali Al Musyaiqi dikutip dari laman muslimah or id pada Rabu (19/5/2021)  menjelaskan:

السقط في اللغة: هو الولد الخارج من بطن أمه لغير تمام،. وفي الاصطلاح: هو الجنين الذي يسقط من بطن أمه ميتاً

“Keguguran secara bahasa yaitu anak yang keluar dari perut ibunya dengan bentuk tidak sempurna, secara istilah janin yang keluar/guur dari perut ibunya dalam keadaan mati.”

Makna yang benar dengan penguat dalil-dalil yang lain. Meskipun Imam An-Nawawi rahimahullah mendhaifkan hadits ini, akan tetapi beliau menyetujui maknanya, beliau berkata:

موتُ الواحدِ من الأولادِ حجابٌ منَ النار ، وكذا السقطُ

“Kematian salah seroang dari anak adalah penghalang dari api neraka demikian pula janin yang keguguran”

Syaikh Shalih Al-Munajjid berkata, 

وقد نص بعض العلماء على أن السقط يشفع في أبويه يوم القيامة

“Sebagian ulama menegaskan bahwa janin yang keguguran akan memberikan syafa’at kepada kedua orang tuanya di hari kiamat”

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement