Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BNPB Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi, Ini Doa Agar Terhindar dari Musibah

Vitrianda Hilba Siregar , Jurnalis-Selasa, 01 Juni 2021 |16:47 WIB
BNPB Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi, Ini Doa Agar Terhindar dari Musibah
Doa agar terhindar dari bencana alam. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk siap siaga terhadap potensi bencana alam hidrometeorologi dalam dua hari ke depan. Nah, untuk hal ini ada doa  terhindar dari bencana 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/6/2021) menjelaskan, potensi bencana  berdasarkan analisis BMKG terhadap siklon tropis Choi-Wan yang dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia.

Raditya mengatakan dari analisis BMKG wilayah dengan potensi terdampak siklon tropis tersebut, antara lain wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku.

Baca Juga: Gara-gara Ghibah, di Akhirat Semua Amal Kebaikan Tak Tersisa untuk Orang Dicintai

“Di samping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari kedepan,” kata Raditya.

Berikut ini doa yang dapat dipanjatkan agar semua dapat terhindar dari musibah bencana alam.

Ustaz Syafiq Riza Basalamah melalui kanal YouTube-nya mengajarkan doa yang dipanjatkan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, agar terhindar dari bencana.

اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَحْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِالْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِالْأَعْدَاءِ

"Allahumma Inni, A’udzubika Min Jahdil-Bala’i, Wa Darakisy-Syaqa’i, Wa Suu’i-l-Qadha’i, Wa Syamatatil-A’daa’i."

Baca Juga: Selain Dapat Menggugurkan Dosa, Ini Hikmah Lain di Balik Sakit

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala’ (bencana), tertimpa kesengsaraan, keburukan qadha’ (takdir), dan kegembiraan para musuh.” (Shahih: H.R. Al-Bukhari nomor 6347, 6616 dan Muslim nomor 2707).

Doa yang dibaca oleh Nabi Nuh dalam memohon keputusan, pertolongan dan keselamatan: 

رَبِّ إِنَّ قَوْمِى كَذَّبُونِ. فَٱفْتَحْ بَيْنِى وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِى وَمَن مَّعِىَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

(Rabbi 'inna qaumii kazzabun. Faftah baini wa bainahum fat-haw wa najjinii wa mam-ma'iya inal mu'miniina.)

"Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku. Oleh karena itu, berikanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, serta selamatkanlah aku dan orang-orang yang beriman yang bersamaku." (QS. Asy-Syu'ara : 117-118).

(Vitrianda Hilba Siregar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement