Bukan Salah Pemerintah Jika Calon Jamaah Haji Indonesia Ditunda Lagi Keberangkatannya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 614 2418844 bukan-salah-pemerintah-jika-calon-jamaah-haji-indonesia-ditunda-lagi-kebarangkatannya-Px4kLLMaKr.jpg Indonesia masih menunggu kepastian informasi jamaah haji Indonesia 2021. (Foto:SINDOnews)

JAKARTA - Otoritas Arab Saudi hingga saat ini belum juga memberikan informasi kepastian apakah pada ibadah haji 2021 ini calon jamaah haji Indonesia dapat diberangkatkan ke Tanah Suci? Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pun diminta segera bersikap mengambil keputusan.

Wakil Ketua Komisi VIII TB Ace Hasan Syadzili pun mendorong pemerintah untuk segera mengambil keputusan.

“Sebaiknya kita segera ambil keputusan dan yang harus menjadi prioritas utama kita adalah keselamatan warga negara Indonesia,” tegas Ace Hasan Syadzili dalam Rapat Kerja bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di gedung DPR, Jakarta melansir laman Kemenag, Rabu (2/6/2021).

Dia menilai Pemerintah Indonesia akan sulit untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji karena hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan Arab Saudi. Namun di sisi lain Ace mengapresiasi persiapan skenario dan mitigasi penyelenggaran yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

Baca Juga: Menanti Kepastian Calon Jamaah Haji Indonesia Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

“Kita berikan kesempatan kepada Menteri Agama untuk melapor kepada Presiden. Karena otoritas tertinggi di negara kita ada di Presiden,” jelas Ace.

“Dan nanti setelah mendapat arahan dari Presiden, kita kembali duduk bersama dengan Komsi VIII. Kita sama-sama sampaikan ke masyarakat, soal apa kebijakan yang paling tepat demi kemaslahatan dan kemanfaatan masyarakat. Demi terjaganya hifdzun nafs, keselamatan jiwa bagi warga negara kita,” lanjutnya.

Sementara Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto berpandangan bila tahun ini pemberangkatan jamaah haji terpaksa harus kembali batal seperti tahun lalu, bukan menjadi kesalahan pemerintah Indonesia.

Dia menilai sejauh ini Pemerintah Indonesia sudah dan terus melakukan persiapan dan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji. Termasuk menyiapkan skenario bila terjadi pembatasan kuota jumlah jemaah haji, mulai dari pembatasan 50%, 30%, 25%, 20%, hingga 5% (dari kuota normal) serta penerapan protokol kesehatan.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian apakah penyelenggaraan haji akan dilaksanakan seperti halnya tahun 2020 lalu yakni hanya bagi jamaah dalam negerinya atau akan pula mengundang jemaah haji dari luar Arab saudi.

Baca Juga: Persiapan Ibadah Haji 2021, Komplek Masjidil Haram Diperluas

“Sepertinya jamaah haji belum tentu berangkat di tahun ini. Saya kira bila ini terjadi (pembatalan pemberangkatan) ini kesalahannya bukan di Indonesia, jika Saudi menutup akses bagi jemaah haji di luar 11 negara,” kata Yandri.

Jadi, kata dia, dari sisi persiapan, DPR dan Kemenag sudah sangat siap untuk memberangkatkan calon jamaah haji. "Baik dari sisi anggaran atau semua aspek yang dibutuhkan itu sudah sangat siap. Tapi sekali lagi, yang memiliki kebijakan untuk menentukan boleh atau tidak berangkat adalah Saudi Arabia,” ujar Yandri.

DPR menurut Yandri selama ini telah memantau usaha maksimal dari Menteri Agama beserta jajaran termasuk menteri luar negeri. “Pemerintah Indonesia secara maksimal untuk mempersiapkan pelaksanaan haji tahun ini. Mitigasinya luar biasa, dari segala persiapan secara teknis, kami sudah melihat kesungguhan dari Kementerian Agama,” tutur Yandri.

Yandri pun menuturkan, DPR memberikan kesempatan kepada Menteri Agama untuk berkomunikasi dengan Presiden Jokowi agar pemerintah Indonesia dapat segera menentukan sikap terkait penyelenggaran ibadah haji ini.

“Karena, tahun lalu, Menag waktu itu mengumumkan pembatalan haji tanggal 10 Syawal, Pak. Hari ini (Senin, 31 Mei) sudah 19 syawal, artinya sudah melebihi waktu-waktu yang kita harapkan bila mana kita akan memberangkatkan jemaah haji,” ungkap Yandri.

“Maka kami, akan mendukung, akan membackup dan sama-sama bertangung jawab bila mana apa pun keputusan Pemerintah Indonesia terhadap kebijakan haji tahun ini bila mana sudah komunikasi dengan Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya