Hal ini dikarenakan, apabila salah dalam memilih informasi, bisa-bisa akan membuat kefatalan dalam kehidupan beragama, berbangsa dan benegara.
Dia melanjutkan, jihad sosmed yang dimaksud adalah jihad menangkal hoax yang beredar di masyarakat. Jihad sesmod juga bisa diartikan sebagai jihad melawan konten-konten negatif yang bisa merusak akal pikiran, khususnya anak-anak muda.
Baca Juga: Vertigo, Yuk Coba Resep Herbal Ustaz Zaidul Akbar
"Contohnya banyak (merusak). Bisa konten-konten pornografi dan lain sebagainya, dan cara melakukan jihad di sosmed adalah memperbanyak konten-konten yang positif, konten yang mencerahkan, konten yang mendidik," terangnya.
"Maka mari kita jihad disosmed dengan membanjiri informasi-informasi yang positif, mendidik, dan mencerahkan," pungkasnya.
(Vitrianda Hilba Siregar)