Share

Akses ke Kota Makkah Diperketat, Jamaah Haji Tanpa Izin Tak Diperkenankan Masuk

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 614 2440909 akses-masuk-ke-kota-makkah-diperketat-jamaah-haji-tanpa-izin-tak-diperkenankan-masuk-ni7PMZqRXL.jpg Panglima Pasukan Keamanan Haji Mayjen Zayed Al-Tuwyan saat menggelar keterangan pers. (Foto: Saudigazette)

RIYADH - Panglima Pasukan Keamanan Haji dan Wakil Direktur Keamanan Publik Mayjen Zayed Al-Tuwyan mengatakan bahwa jamaah tanpa izin ibadah haji 2021 tidak akan diiperkenankan memasuki Tempat Suci.

Dia juga mencatat bahwa semua orang yang belum divaksin Covid-19 akan diminta keluar dari operasi haji baik untuk kinerja ritual atau bagian dari lembaga yang terlibat dalam melayani para jamaah.

Berbicara dalam konferensi pers Al-Tuwyan mengatakan bahwa juga akan ada izin bagi mereka yang terkait dengan melayani para jamaah haji.

Baca Juga: Lintasan Mataf Disesuaikan untuk Menampung Lebih Banyak Jamaah Haji

Jumlah jamaah haji tahun ini telah ditentukan berdasarkan tindakan pencegahan yang telah diambil untuk membendung penyebaran virus corona.

"Meskipun Kerajaan dulu menyelenggarakan haji dengan partisipasi sejumlah besar jamaah, situasi pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya memaksa untuk membatasi jumlah peziarah sebagai bagian dari langkah-langkah untuk memastikan keselamatan mereka,” katanya melansir laman Saudigazette pada Kamis (15/7/2021).

Al-Tuwyan mengatakan bahwa semua jamaah akan diterima melalui empat pintu masuk saja. Sementara tindakan hukuman akan diambil terhadap pelanggar peraturan dan penyusup ke Kota Makkah.

Dia mengatakan bahwa ada empat akses masuk ke Kota Makkah, yakni jalan Al-Shmeisi dan Al-Tanim; jalan Al-Seil, jalan Al-Hada; dan mereka yang datang dengan kereta api. Kedatangan mereka akan disortir oleh pasukan terkait akan memeriksa izin mereka. Setelah itu para jamaah diangkut melalui bus dari lokasi tersebut.

Baca Juga:Β Arab Saudi Bakal Deportasi Ekspatriat Gunakan Stempel Haji Palsu

Dia mengatakan bahwa semua otoritas terkait dengan keamanan haji telah menyelesaikan persiapan untuk memastikan haji yang aman. β€œTidak ada jamaah haji yang diizinkan pergi ke Tempat Suci secara individu, baik di dalam Makkah atau dari luar,” tambahnya.

Sementara itu, Mayor Jenderal Abdulaziz Bin Misad, asisten komandan Pasukan Khusus Haji dan Umrah untuk Keamanan Jalan, mencatat bahwa pihaknya bertanggung jawab atas pos pemeriksaan keamanan di pintu masuk Mekah dan Tempat Suci melalui 10 pusat.

Mayjen Misad mengatakan pihaknya memiliki pasukan penyamaran untuk patroli yang berfungsi untuk memastikan penegakan tindakan pencegahan di jalan, selain memanfaatkan teknologi modern dan canggih melalui aplikasi elektronik dan memantau kendaraan secara elektronik untuk memastikan masuknya mereka secara legal.

Baca Juga:Β Mualaf Pertama di Inggris William Henry Quilliam Bergelar Profesor Hukum

Panglima Pertahanan Sipil Mayjen Hmoud Bin Suleiman Al-Faraj mengatakan bahwa direktorat telah menyelesaikan persiapannya dan sekarang siap untuk menerapkan semua rencana umum dan rinci, selain rencana darurat.

Dia menambahkan bahwa akan ada patroli untuk keamanan dan keselamatan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah haji dan lokasi mereka sepanjang waktu.

Nah rencana patroli tersebut termasuk penempatan pasukan pertahanan sipil di semua lokasi haji di tempat suci, Makkah dan Masjidil Haram. Pasukan patroli ini akan dilengkapi dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan kendaraan modern, selain memiliki kekuatan respon cepat untuk keadaan darurat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini