“Ini nyambung dengan pencanangan Presiden pada 2022 sebagai tahun toleransi. Pemberian gelar kehormatan kepada kedua tokoh, momentumnya sangat kuat. Menghadirkan kedua tokoh di Indonesia menjadi opsi pertama,” tambah Gus Yaqut.
Baca Juga: Kisah Anggota Brimob Azankan Kelahiran Anak Lewat Ponsel saat Memburu Teroris
Untuk itu, Gus Yaqut meminta kepada Rektor UIN SUKA Yogyakarta dan Dirjen Pendis mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. “Media Kemenag siap membantu, agar resonansi dan keinginan ini berjalan dengan baik,” kata Gus Yaqut.
Tampak hadir dalam zoom, Dirjen Pendis M Ali Ramdhani, Kapus PKUB Nifasri dan Direktur Diktis Suyitno.
(Vitrianda Hilba Siregar)