Ustadz Abdul Somad Jelaskan Hukum Suami Gunakan Gaji Istri

Nandha Aprilia, Jurnalis · Minggu 01 Agustus 2021 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 330 2449109 ustadz-abdul-somad-jelaskan-hukum-suami-gunakan-gaji-istri-ey0pRIuT7t.jpg Ustadz Abdul Somad (UAS). (Foto: Instagram @supirustadz)

USTADZ Abdul Somad menjelaskan hukum suami yang menggunakan gaji istri. Hal ini terlihat melalui video yang diunggah akun Instagram @supirustadz beberapa waktu lalu. Terlihat UAS membacakan pertanyaan dari seorang jamaah.

"Apabila suami memakan penghasilan istri hukumnya haram?" ucap Abdul Abdul Somad sambil membacakan pertanyaan di kertas.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Beberkan Pentingnya Membahagiakan Orangtua 

Lantas, Ustadz Abdul Somad pun tampak menjelaskan perlahan perihal ini. "Dalam gaji bapak, ada hak ibu namanya nafkah. Dalam gaji ibu, tak ada hak bapak," tegasnya.

Ilustrasi pasangan suami istri. (Foto: Wirestock/Freepik)

Dia pun kembali mengingatkan bahwa seorang suami miliki kewajiban yang harus selalu ditunaikan. "Dalam gaji bapak itu ada hak ibu, lima hak ibu. Pertama, makan; kedua, pakaian; ketiga, tempat tinggal; keempat, pendidikan; kelima, perhatian," tuturnya.

Baca juga: Dikabarkan Terpapar Covid-19, Ustaz Abdul Somad: Jin Kafir, Hantu dan Setan Pun Berkomentar 

Sedangkan untuk istri, segala harta yang dia punya hasil upayanya sendiri merupakan hak seorang istri penuh. Di sisi lain, UAS sedikit memberikan gambaran lain perihal ini.

"Jika ibu meninggal, 50 persen ke bapak, kalau ada anak 25 persen. Artinya, ibu punya harta. Lalu sekiranya ibu mau bersedekah ibu enggak perlu minta izin, karena itu punya ibu. Tapi ibu sebagai orang yang beretika, bermoral, berakhlakulkharimah, ibu ngomong," ujarnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dari semua itu, Ustadz Abdul Somad kembali menegaskan perihal hukum seorang suami menggunakan gaji istrinya. Dia menuturkan bahwa itu semua kembali kepada niat dari istri akan harta atau pendapatan yang dia miliki.

"Harta bapak berpindah kepada saya sebab apa? Sebab jual-beli? Sebab pinjam-meminjam? Sebab sedekah? Sebab infak? Sebab wakaf? Bisa duit ibu pindah kepada bapak apa sebabnya? Akadnya (mufakatnya) apa?"

Baca juga: Seluruh Bagian Tubuh Wanita adalah Aurat, Kecuali Ini 

Jika seorang istri berniat memberikan gajinya yakni sebagai bentuk sedekah, maka hal itu tidak menjadi masalah. "Sedekah? Nah, selesai sudah," ujar Ustadz Abdul Somad.

Sedikit informasi, hukum sedekah dalam Islam sendiri ialah sunah atau dianjurkan. Apabila dikerjakan akan mendatangkan pahala dan kebaikan dan apabila ditinggalkan tidak mendatangkan dosa.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya