KETIKA berhasil membeli satu unit rumah tentu perasaan senang bercampur bahagia pun hadir. Apalagi saat Anda mampu membangun rumah di surga. Mempunyai hunian di surga merupakan impian semua umat Islam. Demikian diungkapkan Ustadz Hanan Attaki.
Tidak seperti membangun rumah di dunia yang membutuhkan dana besar, Ustadz Hanan Attaki menjelaskan bahwa modal untuk memiliki rumah di surga hanyalah keikutsertaan seorang hamba Allah Subhanahu wa ta'ala dalam menyumbang pembangunan masjid.
Baca juga: Obama Takjub dengan Masjid Sultan Ahmet: Menghubungkan Masa Lalu hingga Masa Depan

Ustadz Hanan mengatakan bahwa ada sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tentang rahasia seseorang bisa memiliki istana di surga milik Allah Subhanahu wa ta'ala:
"Siapa yang membangun masjid, walaupun sekecil lubang untuk burung bertelur, maka Allah akan membangunkan untuk dia sebuah istana di dalam surga." (Hadis Riwayat Ibnu Majah)
Baca juga: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah Pertama yang Selalu Membenarkan Perkataan Nabi
Selain itu, lanjut Ustadz Hanan, ada juga sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dalam riwayat lain yang masih serupa yaitu:
"Siapa yang membangun masjid karena Allah Subhanahu wa ta'ala, maka Allah akan membangunkan baginya satu bangunan yang istimewa di dalam surga." (HR Bukhari dan Muslim)
Lebih lanjut Ustadz Hannan Attaki menjelaskan bahwa membangun masjid di sini bukan artinya membiayai penuh pembangunan masjid hingga selesai. Namun, bisa dengan hanya menyumbang beberapa bagian.
Baca juga: Umar bin Khattab, Pembenci Islam yang Berubah Tunduk kepada Allah dan Jadi Sahabat Nabi
"(Memiliki) properti atau aset di akhirat jauh lebih murah. Hanya dengan membangun masjid yang di dalamnya akan ada kebaikan-kebaikan, ibadah ilmu dan dakwah. Walaupun apa yang diberikan hanya seukuran lubang burung. Ibaratnya hanya membelikan satu keramik atau setengah keramik, itu saja Allah sudah bangunkan aset properti di surga. Allah Maha Pemurah," ujar Ustadz Hanan Attaki, seperti dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (20/9/2021).
Menurut Ustadz Hanan Attaki, bersedekah tidak harus menunggu sampai kaya raya. Sedekah bisa dilakukan dengan sisa uang saku yang dimiliki.
(Hantoro)