4 Potret Pesepakbola Muslim Klub Chelsea Hakim Ziyech Sayang Uminya, Patut Ditiru

Ahmad Haidir, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 614 2475675 4-potret-pesepakbola-muslim-klub-chelsea-hakim-ziyech-sayang-uminya-sangat-berbakti-f4q6gEvwp2.jpg Potret pesepakbola Muslim klub Chelsea Hakim Ziyech sangat berbakti kepada uminya. (Foto: Instagram @hziyech)

BAGI para penggemar olahraga sepakbola pasti mengenal Hakim Ziyech. Ya, ia merupakan pesepakbola Muslim andalan klub Liga Inggris Chelsea. Tapi ternyata ada sisi menarik di balik sosok Hakim Ziyech. Dia merupakan pria yang sangat dekat dan sayang kepada ibu atau uminya.

Peran seorang ibu bagi Hakim Ziyech tidak perlu dipertanyakan lagi. Sang ibu adalah sosok yang sangat berjasa dalam kehidupannya, terlebih telah membesarkan hingga seperti saat ini. Maka tidak heran Hakim ziyech yang sudah sukses menjadi pemain sepakbola sangat sayang kepada uminya.

Nah, berikut ini deretan potret Hakim Ziyech yang sangat menyayangi uminya, sebagaimana telah dirangkum dari akun Instagram-nya @hziyech.

Baca juga: Kisah Pesepakbola Muslim Klub Chelsea N'Golo Kante Tak Lelah Ladeni Fans Berswafoto 

Hakim Ziyech. (Foto: UEFA)

1. Pulang kampung

Hakim Ziyech adalah seorang pesepakbola berdarah Belanda-Maroko. Darah Belanda ia dapatkan dari mendiang ayahnya, sementara uminya adalah seorang Maroko.

Adapun keluarganya menetap di Negeri Kincir Angin mengikuti sosok sang ayah, dan Hakim Ziyech pun mengawali karier sepakbola profesionalnya di Liga Belanda.

Pada satu kesempatan, Hakim Ziyech membagikan potret sederhana dirinya yang sedang merangkul sang ibun. Keduanya tampak melalui momen berdua di kediamannya di Amsterdam, Belanda.

Baca juga: Masya Allah... Wulan Guritno Rajin Zikir, Punya Target Setiap Harinya 

Hakim Ziyech. (Foto: Instagram @hziyech)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Pancaran senyuman tulus nan bahagia

Hakim Ziyech mengakui sangat menyayangi uminya tersebut. Hal ini dikarenakan latar belakang keluarganya yang ditinggalkan sang ayah untuk selamanya saat Ziyech masih berusia 10 tahun.

Pesepakbola kelahiran 19 Maret 1993 itu pun dibesarkan oleh uminya seorang diri. Kedekatan antara ibu dan anak terlihat jelas di foto tersebut, terlebih saat Ziyech memeluk hangat sang uminya dari belakang. Keduanya pun memancarkan ekspresi senyuman tulus nan bahagia yang sangat menyentuh.

Hakim Ziyech. (Foto: Instagram @hziyech)

Baca juga: 7 Larangan untuk Wanita yang Sedang Haid dan Nifas, Apa Saja? 

3. Memperlakukan sang umi bak ratu

Wajar saja apabila kecintaan Hakim Ziyech terhadap uminya amat mendalam. Dalam satu sesi wawancara, ia menyebut betapa sang ibu adalah sosok yang tangguh sekaligus bersahaja.

Selama mendiang ayahnya masih hidup, uminya turut membantu mencari nafkah. Usai kepergian ayah Ziyech, uminya pun membesarkan semua anaknya seorang diri.

Ziyech pun tampak memperlakukan uminya bak ratu dengan menyayangi dan berbakti, seperti tampak dalam foto ia mencium kepala uminya.

Hakim Ziyech. (Foto: Instagram @hziyech)

4. Persembahan untuk umi tercinta

Hakim Ziyech menunjukkan bukti kecintaan sekaligus sangat berbakti kepada uminya tersebut saat momen penganugerahan Golden Boot.

Ia tampak menerima penghargaan prestise tersebut dengan mengajak uminya untuk turut serta naik ke atas panggung dan berfoto bersama dirinya.

Raut wajah bahagia terpancar jelas dari keduanya, terlebih sang umi yang tentu sangat bangga anaknya sukses namun tidak melupakan jasa dirinya.

Baca juga: Jamaah Tertinggal Sholat Jumat, Ini yang Harus Dilakukan 

Hakim Ziyech. (Foto: Feednews)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya