Tokoh Muslim Dunia: Ismail al Jazari Perancang Pompa Air Cikal-bakal Robotika Modern

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 614 2481380 tokoh-muslim-dunia-ismail-al-jazari-perancang-pompa-air-cikal-bakal-robotika-modern-9btZtrS4VJ.jpg Ilustrasi tokoh Muslim dunia Ismail al Jazari pencetus robotika modern. (Foto: Shutterstock)

BANYAK sekali tokoh Muslim dunia yang memberikan terobosan untuk ilmu sains dan teknologi. Salah satunya adalah Ismail al Jazari. Ia merupakan sosok pria ilmuwan inspiratif asal Anatolia, Turki. Al Jazari telah lama dikenal berkat penemuan canggihnya di bidang sains. Ia termasuk menjadi pelopor sekaligus pengembang robot pada abad pertengahan.

Dikutip dari laman TRT World, Ismail al Jazari juga berhasil menciptakan sejumlah alat canggih yang masih sangat relevan sampai saat ini. Termasuk pompa air yang digunakan untuk mendistribusikan air ke rumah serta lahan pertanian warga.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Umar Khayyam sang Ahli Matematika dan Astronomi 

Metode yang digunakan Al Jazari adalah memanfaatkan hydropower dan bantuan elephant clocks (alat pengatur waktu). Alat tersebut nantinya bekerja sesuai jumlah jam yang telah disesuaikan.

Secara rinci, alat ini beroperasi dengan bantuan sinar matahari. Ketika matahari terbit, permukaan berwarna hitam di atas jam akan bereaksi dengan menggunakan model juru tulis (scribes pen).

Selain itu, pergerakan jam juga diatur oleh perforated floating bowel, atau sebuah mekanisme yang dibuat dengan hati-hati dan diletakkan di dalam tangki pompa yang dia sebut elephant’s body. Kombinasi mekanisme inilah yang kemudian menciptakan metode katrol atau otomatisasi.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Ibnu Sina sang Pakar Kesehatan Pencetus Dasar-Dasar Ilmu Kedokteran 

Bagi banyak ilmuwan, penemuan Al Jazari menawarkan banyak instruksi dan inspirasi dalam teknik mesin yang tidak pernah ditemukan sebelumnya.

"Dampak dari penemuan ini dapat dilihat dalam perancangan mesin uap dan mesin pembakaran internal. Penemuan Jazari membuka jalan untuk mengontrol otomatis mesin-mesin modern lainnya. Bahkan masih relevan digunakan dalam teknik mesin modern kontemporer," tulis seorang ilmuwan abad 20 Donald R Hill dalam studinya di Medieval Islamic Technology.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Perkembangan Robotika Pasca-Temuan Ismail Al Jazari

Seperti disampaikan Donald R Hill, penemuan pompa air Al Jazari secara tidak langsung membantu perkembangan mesin modern kontemporer, terkhusus di bidang robotika. Kala itu kata robot sendiri sebetulnya masih terbilang baru dalam dunia Barat (bahasa Inggris).

Namun menurut ilmuwan sains Amerika, Howard Markel, asal-usul dunia justru dapat ditelusuri kembali dalam drama yang ditulis oleh Karel Capek, seorang penulis naskah terkenal asal Republik Ceko. Karyanya yang berjudul 'Rossum’s Universal Robots (1921)' berhasil memunculkan perspektif baru di bidang robotika.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Al Khawarizmi sang Ahli Matematika Penemu Metode Aljabar 

Kendati demikian, Capek ternyata tidak menciptakan istilah tersebut. Asal-usul kata robot disinyalir berasal dari bahasa Slavonic yakni Rabota yang berarti 'perbudakan atau kerja paksa'.

"Kata itu juga memiliki serumpun dalam bahasa Jerman, Rusia, Polandia, serta Ceko; dan itu benar-benar produk dari sistem perbudakan Eropa Tengah," kata Markel kepada NPR.

Baca juga: Tokoh Muslim Indonesia: Syekh Nawawi Al Bantani, Ulama Nusantara Penulis 115 Kitab 

Lantas, apa kaitannya informasi ini dengan penemuan Ismail al Jazari?

Metode katrol atau otomatisasi pada pompa air milik Al Jazari serta evolusi rabota Slavonic diklaim menjadi dua elemen penting dalam perkembangan robotika modern.

Sayangnya, sampai detik ini dunia tidak pernah memberikan penghargaan khusus kepada Al Jazari, karena robotika dianggap sebagai ilmu modern yang hanya ditemukan oleh orang-orang di zaman sekarang.

Baca juga: Amalkan 3 Doa Ini Supaya Dikaruniai Anak Salih dan Salihah 

Untuk mengubah pemikiran tersebut, beberapa waktu lalu sebuah pameran diselenggarakan khusus oleh Museum Jazari di Istanbul, Turki. Pameran bertajuk ‘The Extraordinary Machines of Jazari Exhibition’ ini memang sengaja digelar sebagai penghormatan kepada para ilmuwan Muslim.

Bagi tuan rumah, pameran tersebut sangat penting untuk menghidupkan kembali karya Al Jazari dan membawa inspirasi kepada ilmuwan-ilmuwan muda. Ada beberapa karya Jazari yang ditampilkan selama pameran berlangsung, termasuk water clock, pengangkat empat ember air, jam gajah (elephant clock) yang sangat ikonik, dan karya-karya lainnya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Bermakna Cantik hingga Ramah, Ini 10 Nama Anak Perempuan Islami Berawalan A 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya