Sumpah Pemuda, Muhammadiyah Ajak Lebih Merekatkan Persatuan Nasional

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 614 2493029 sumpah-pemuda-muhammadiyah-ajak-lebih-merekatkan-persatuan-nasional-u5tq9feYsd.jpg Ilustrasi Sumpah Pemuda. (Foto: Okezone)

DI momen Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir turut memberikan ucapan selamat. Ia mengatakan Sumpah Pemuda memiliki makna sebagai janji yang menjadi tonggak awal kesadaran nasional dan memperkuat persatuan bangsa Indonesia.

"Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat Sumpah Pemuda ke-93 dengan tema 'Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh'," ungkap di dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Sumpah Pemuda, Kisah di Balik Pidato Takbir Bung Tomo yang Menggemparkan Penjajah 

"Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah dalam perjuangan bangsa Indonesia ketika kaum muda Indonesia dengan semangat progesif dan integritas keindonesiaan yang luar biasa telah hadir menjadi kekuatan perekat yang mendeklarasikan satu Indonesia," lanjutnya.

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Ia mengatakan, melalui semangat untuk satu bahasa, satu bangsa, dan satu Tanah Air; Sumpah Pemuda memiliki dampak yang luar biasa besar sehingga mampu merekatkan persatuan nasional.

Baca juga: Sumpah Pemuda, Ini 5 Ulama Muda yang Berpengaruh di Indonesia 

Rasa kesatuan rakyat ini berpengaruh terhadap perebutan kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Dia berharap Sumpah Pemuda yang merupakan bagian dari sejarah harus tetap dijaga, terutama bagi generasi milenial.

"Sesungguhnya Sumpah Pemuda merupakan tonggak untuk persatuan Indonesia bangkit melawan penjajah menuju kemerdekaan. Setelah 97 tahun, maka tentu kaum muda Indonesia perlu melakukan refleksi diri agar tetap menjadi kekuatan yang mampu memaksimalkan potensi bangsa, baik potensi sumber daya manusia maupun sumber daya alam, agar kita mampu mengejar ketertinggalan dari bangsa yang sudah maju," paparnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Melalui semangat bersatu dan persatuan, Haedar yakin pemuda Indonesia akan menjadi pelopor yang merekatkan persatuan nasional di tengah keberagaman. Pasalnya, perjuangan mempersatukan bangsa Indonesia tidaklah murah, melainkan harus dibayar dengan darah dan nyawa para pejuang kemerdekaan. Karena itu, ia tidak ingin para pemuda menyianyiakan perjuangan para pahlawan.

"Saat ini kita menghadapi benih-benih perpecahan yang niscaya harus kita hadapi bersama. Persatuan adalah harga termahal dari sebuah masa depan dan eksistensi bangsa. Bangsa-bangsa besar akan hancur ketika pecah, sebaliknya bangsa akan menjadi maju karena bersatu," ungkapnya.

Baca juga: Perjalanan Berliku Mantan Penyanyi Tere Jadi Mualaf, Kisahnya Bikin Menangis 

Pemuda Indonesia dari berbagai latar belakang yang beragam harus menjadi kekuatan yang mempersatukan. Benih-benih perpecahan jangan sampai tumbuh meluas yang membuat rakyat makin terpolarisasi dan pecah. Haedar yakin kunci kejayaan Indonesia ada di tangan anak-anak muda Tanah Air.

"Kebangkitan dan bertumbuh menjadi bangsa yang maju dan jaya kuncinya ada di pemuda, maka pemuda Indonsia harus menjadi kekuatan yang produktif, cerdas, menguasa iptek, dan menjadi kekuatan yang membangun hubungan sesama bahkan melintas batas," pungkasnya.

Baca juga: Gadis Cantik Ini Jadi Mualaf Usai Bangun dari Koma, Cobaan Berat Datang dari Keluarga Besarnya 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya