Share

Ubah Ampas Tebu Jadi Peredam Bunyi, Siswa Madrasah Ini Raih Medali Emas Internasional

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 614 2510012 ubah-ampas-tebu-jadi-peredam-bunyi-siswa-madrasah-raih-medali-emas-internasional-uXaLNId8LB.jpg Ilustrasi siswa madrasah berprestasi meraih medali emas internasional. (Foto: Shutterstock)

PRESTASI di tingkat internasional kembali ditorehkan siswa-siswi Indonesia. Kali ini datang dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati. Mereka meraih medali emas untuk kategori Environment dalam ajang Innovation and Invention Competition (I3C) berkat inovasi mengubah ampas tahu menjadi peredam bunyi.

Tim MTsN 1 Pati terdiri dari Arifianti Atiqotuz Zahro, Rindu Jenar Asmaranti, Lu’lu’ Zahira Juair, Izza Raihanun Sekarlangit, dan Diera Sarah Dzikriyah. Judul penelitian mereka adalah 'A Compossite of Bagasse as Sound-Dampening Acoustic Material'.

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Rabu 1 Desember 2021M/25 Rabiul Akhir 1443H 

Lu’lu’ menerangkan, proses pembuatan komposit ini menggunakan material berupa serat ampas tebu sebagai filler dan Polyvinyl Acetate (PVAc) sebagai matriks. Sampel dibuat dengan ketebalan yang berbeda namun memiliki perbandingan antara matriks dan filler yang tetap. Setelah pembuatan komposit selesai, ada pengujian yang dilakukan di Laboratorium IPA MTsN 1 Pati.

"Selain dapat mengurangi kebutuhan manusia terhadap bahan kayu dan dapat mengurangi illegal logging yang berpotensi menyebabkan bencana alam, papan komposit ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penyerap bunyi dan mengurangi kebisingan," ucapnya, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Hari Ini, Rabu 1 Desember 2021M/25 Rabiul Akhir 1443H 

Pembimbing riset, Khaerul Umam, menekankan kepada siswa-siswa agar tidak mudah puas dengan prestasi yang diraih. "Yang terpenting bukan hasil, tetapi proses dalam pelaksanaan riset sebagai bekal dalam berinovasi, berliterasi, kaya akan ide dan gagasan, serta bermanfaat baik bagi masyarakat maupun lingkungan," ungkapnya.

Terpisah, salah seorang wali siswa, Juair, menyampaikan terima kasih kepada pihak madrasah atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada sang anak. "Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan oleh madrasah kepada Lu’lu untuk menjadi bagian dari tim yang hebat," tuturnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak bersyukur atas perolehan medali emas pertama tingkat internasional bidang riset yang diraih anak didiknya. "Ini berkat rahmat Allah, syafaat Rasulullah, dan karamah Waliyullah, serta usaha keras dari anak-anak beserta guru pembimbingya," katanya.

Perolehan medali ini juga tidak terlepas dari doa seluruh keluarga besar MTsN 1 Pati dan masyarakat. "Semoga kami bisa latihan mensyukuri agar terhindar dari azab-Nya, dan tetap rendah hati agar dekat dengan rahmat-Nya. Terima kasih untuk semuanya, Allah pasti membalas dengan yang lebih baik," tukasnya.

Baca juga: Ketika Gus Dur Bingung Ada Pesantren Dipasangi Eternit Pakai Komputer 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini