Share

Terpaksa! Abu Nawas Cium Telinga Kanan-Kiri Ayahnya, Kok Aromanya Beda?

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2022 06:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 614 2541542 terpaksa-abu-nawas-cium-telinga-kanan-kiri-ayahnya-kok-aromanya-beda-arQMfK5EJT.jpg Ilustrasi Abu Nawas. (Foto: Istimewa)

HUMOR Abu Nawas tidak pernah bosa disimak. Kali ini soal sosok lucu tersebut yang pura-pura gila di depan Baginda Raja Harun Al Rasyid. Aneh, kenapa Abu Nawas berbuat begitu ya?

Berawal suatu hari ketika ayah Abu Nawas yang merupakan hakim (qadi) istana sedang sakit parah dan kritis. Sang ayah pun memanggil Abu Nawas untuk berbicara empat mata. Abu Nawas datang, kemudian mendapati ayahnya yang sudah sangat lemah.

Baca juga: Abu Nawas Menang Sayembara Bikin Raja Tertidur, padahal Cuma Modal Cerita Amburadul 

"Hai anakku, aku sudah hampir mati. Sekarang ciumlah telinga kanan dan telinga kiriku," perintah ayahanda Abu Nawas, dikutip dari nu.or.id, Kamis (3/2/2022).

Abu Nawas segera menuruti permintaan sang ayah. Dia mencium telinga kanan ayahnya, ternyata beraroma harum. Sedangkan telinga kiri berbau sangat busuk.

"Bagaimana anakku? Sudah kau cium?" tanya sang ayah.

"Sudah, ayah," jawab Abu Nawas.

"Ceritakan dengan sejujurnya aroma kedua telingaku ini," perintah ayah Abu Nawas.

"Aduh, yah. Sungguh mengherankan. Telinga ayah yang sebelah kanan harum sekali, tapi yang sebelah kiri kok baunya amat busuk?" papar Abu Nawas.

"Hai anakku Abu Nawas, tahukah apa sebabnya bisa terjadi begitu?" tanya sang ayah.

"Wahai ayahku, cobalah ceritakan kepada anakmu ini," ujar Abu Nawas.

Baca juga: Abu Nawas Lolos dari Pukulan Istrinya, tapi Malah Maling yang Bonyok, Kok Bisa? 

"Pada suatu hari datang dua orang mengadukan masalahnya kepadaku. Yang seorang aku dengarkan keluhannya. Tapi yang seorang lagi karena aku tak suka maka tak kudengar pengaduannya. Inilah risiko menjadi qadi (penghulu)," ungkap ayahanda Abu Nawas.

"Bila kelak kau suka menjadi qadi, maka kau akan mengalami hal yang sama. Namun jika kau tidak suka menjadi qadi, maka buatlah alasan yang masuk akal agar kau tidak dipilih sebagai qadi oleh Raja Harun Al Rasyid. Tapi tak bisa tidak Raja Harun Al Rasyid pastilah tetap memilihmu sebagai qadi," terangnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Itulah sebabnya Abu Nawas pura-pura menjadi gila. Hanya untuk menghindar agar tidak diangkat menjadi qadi. Seorang qadi atau hakim pada masa itu kedudukannya sangat tinggi yang bertugas memutuskan suatu perkara.

Walaupun tidak menjadi qadi, Abu Nawas sering diajak konsultasi oleh Raja untuk menyelesaikan suatu perkara. Bahkan, Abu Nawas kerap dipaksa datang ke istana untuk sekadar menjawab pertanyaan Raja yang aneh-aneh dan tidak masuk akal.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Abu Nawas Gampang Banget Bikin Raja Turun Takhta, Cuma Disuruh Minggir, Kok Bisa? 

Baca juga: Aneh! Abu Nawas Beri Suap Kotoran Sapi ke Pejabat Mata Duitan, Kok Diterima dan Senang? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini