Share

3 Cara Menerapkan Mujahadah An-Nafs dalam Kehidupan Sehari-hari, Ketahui Manfaatnya

Komaruddin Bagja, Jurnalis · Senin 21 Februari 2022 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 616 2550633 3-cara-menerapkan-mujahadah-an-nafs-dalam-kehidupan-sehari-hari-ketahui-manfaatnya-1MYIu9cdew.jpg Ilustrasi cara menerapkan Mujahadah An-Nafs. (Foto: Shutterstock)

CARA menerapkan Mujahadah An-Nafs ternyata banyak yang mencari. Pasalnya, Mujahadah An-Nafs jarang terdengar di masyarakat. Kata Mujahadah merupakan sinonim dari kata jihad. Mujahadah berasal dari bahasa arab yaitu dari kata Jahada yang artinya 'berperang melawan musuh'.

Dalam kitab Al-Mausuโ€™atul Fiqhiyyah disebutkan:

ูˆูŽุงู„ู’ุฌูู‡ูŽุงุฏู ุงู„ู’ู‚ูุชูŽุงู„ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูŽุฏููˆู‘ู ูƒูŽุงู„ู’ู…ูุฌูŽุงู‡ูŽุฏูŽุฉูุŒ ู‚ูŽุงู„ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰: {ูˆูŽุฌูŽุงู‡ูุฏููˆุง ูููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุญูŽู‚ู‘ูŽ ุฌูู‡ูŽุงุฏูู‡ู} . ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุงู„ุดู‘ูŽุฑููŠูู: ู„ุงูŽ ู‡ูุฌู’ุฑูŽุฉูŽ ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุงู„ู’ููŽุชู’ุญูุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ุฌูู‡ูŽุงุฏูŒ ูˆูŽู†ููŠู‘ูŽุฉูŒ . ูŠูู‚ูŽุงู„: ุฌูŽุงู‡ูŽุฏูŽ ุงู„ู’ุนูŽุฏููˆู‘ู ู…ูุฌูŽุงู‡ูŽุฏูŽุฉู‹ ูˆูŽุฌูู‡ูŽุงุฏู‹ุง ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุงุชูŽู„ูŽู‡ู

"Al-Jihad itu adalah berperang melawan musuh seperti Al-Mujahadah. Allah Ta'ala berkalam: 'Dan berperanglah kalian (Jaahidu) karena Allah dengan sebenar-benarnya perang.' Dan pada hadis yang mulia: 'Tidak ada hijrah setelah Al-Fath, akan tetapi jihad dan niat. Dikatakan: Jahadal aduwwu mujahadatan dan jihaadan, bila dia memeranginya'." (Al-Mausuโ€™atul Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah 16/124)

Termasuk definisi ini adalah berusaha dengan sungguh-sungguh dan mengerahkan segala kemampuan untuk melawan musuh dengan tangan, lisan, atau dengan apa pun yang mampu. Dalam hal ini, musuh yang dimaksud terbagi menjadi tiga, yaitu:

Baca juga: 5 Sunah ketika Buka Puasa Ramadhan, Miliki Pahala Sangat Besarย 

1. Nafsu atau diri sendiri (Mujahadah An-Nafs)

Godaan tidak hanya datang dari setan. Namun, ada juga manusia yang bermaksiat karena hanya ingin memuaskan nafsunya saja.

Menurut Ibnu Mandhur, Al-Mujahadah memiliki arti yaitu menahan dari syahwat, menjauhkan hati dari angan-angan. An-Nafs merupakan bahasa Arab yang memiliki makna hakikat, jiwa, atau ruh.

Mujahadah An-Nafs adalah memerangi jiwa atau ruh yang menyeru kepada kejelekan. Dalam buku Mujahadah, memiliki makna sebuah upaya untuk menggapai ridho Allah Subhanahu wa ta'ala yang merupakan amalan yang akan membuka pintu hidayah.

2. Musuh yang tampak (Mujahadah Al-Aduw)

Dalam hal ini, musuh yang dimaksud yaitu orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Dikarenakan mereka saat diumumkan perang, maka seorang Muslim wajib untuk melawan mereka.

Baca juga: Menag Terbitkan SE Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola, Ini Isi Lengkapnyaย 

3. Setan (Mujahadah Asy-Syaithon)

Sebagai makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala, setan punya tugas terus mengganggu manusia. Padahal, dia dahulu taat kepada Allah Ta'ala. Tapi karena enggan bersujud kepada Nabi Adam Alaihissallam, maka Allah Ta'ala melempar setan ke dunia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Setiap Muslim diperintahkan melakukan Mujahadah An-Nafs supaya hidupnya bahagia, Bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?

Pertama: Setiap Muslim disarankan bersabar dengan cara tidak membalas terhadap ejekan atau cemoohan orang yang tidak suka. Menjauhi sifat dengki atau iri hati kepada orang lain dengan tidak membalas kedengkian mereka.

Maafkanlah kesalahan orang lain yang telah berbuat zalim. Sebab, orang lain tersebut akan mendapat balasan dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Unik! Abu Nawas Beri Potongan Setengah Masa Hukuman Tahanan Seumur Hidup, Gimana Caranya?ย 

Baca juga: Mau Pesan Makanan di Hotel Arab, Pria Ini Bingung Menunya Tulisan Arab Gundul Semuaย 

Kedua: Mensyukuri segala nikmat yang telah Allah Subhanahu wa ta'ala berikan, serta tidak merusak nikmat tersebut. Misalnya, menjaga lingkungan selalu bersih, menjaga kesehatan tubuh dengan merawatnya, berolahraga, mengonsumsi makanan dan minuman halal serta sehat, dan lain sebaginya.

Ketiga: Menjauhi atau menghindari perbuatan maksiat dan dosa. Membiasakan berzikir kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan menahan serta mengendalikan hawa nafsu.

Demikian penjelasan cara menerapkan Mujahadah An-Nafs, semoga dapat menerapkannya. Wallahu a'lam bissawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini