Share

Humor Abu Nawas: Pejabat Mata Duitan, Suap Isi Kotoran Sapi pun Diambil!

Miftah H Yusufpati, Jurnalis · Rabu 27 April 2022 06:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 614 2585592 humor-abu-nawas-pejabat-mata-duitan-suap-isi-kotoran-sapi-pun-diambil-9WPV1KCalB.jpg Ilustrasi humor Abu Nawas. (Foto: Istimewa)

HUMOR Abu Nawas kali ini sangat aneh. Berawal dari adanya korupsi, kolusi, nepotisme, dan suap di negeri tempat tinggal Abu Nawas. Ketika itu masa kepemimpinan Raja Harun Al Rasyid.

Kala itu siang terasa sangat panas, membuat Abu Nawas bermalas-malasan di rumah saja. Ketika kantuk mulai datang, tiba-tiba terdengar suara salam. Ada tamu rupanya.

Baca juga: Humor Abu Nawas: Raja Terjebak Cium Bau Kentut, tapi Kok Malah Ketawa Terbahak-bahak? 

"Waalaikumsallam warohmatullahi wabarokatuh," jawab Abu Nawas, seperti dikutip dari Kalam Sindonews, Rabu (27/4/2022).

Tamu yang datang itu ternyata tetangga sebelah, Abu Mizan. "Ada apa nih, tumben siang-siang datang kemari," tanya Abu Nawas usai bersalaman.

Abu Mizan pun bercerita panjang lebar tentang kasus yang dihadapinya. Intinya, ia minta tolong Abu Nawas menyelesaikan masalah itu.

Ilustrasi humor Abu Nawas. (Foto: Istimewa)

Begini ceritanya: Telah berulang kali Abu Mizan mendatangi seorang hakim untuk mengurus suatu perjanjian. Hakim di desanya selalu mengatakan tidak punya waktu untuk menandatangani perjanjian itu. Keadaan ini selalu berulang sehingga ia menyimpulkan bahwa si hakim minta disogok alias suap.

Tapi Abu Mizan tahu bahwa menyogok itu diharamkan ajaran agama Islam. Itu sebabnya, apa pun yang terjadi, Abu Mizan ogah menyogok hakim tersebut.

Namun, tingkah hakim tersebut membuat Abu Mizan dongkol. Itulah sebabnya ia mengadukan masalahnya kepada Abu Nawas.

"Tuan kan dekat dengan Baginda Raja, tolong bantu saya," pinta Abu Mizan memelas.

Baca juga: Humor Abu Nawas: Kejar Maling yang Lari ke Arah Barat, Cegat dari Timur Saja! 

"Ah, itu urusan kecil. Enggak perlu lapor Baginda Raja segala," jawab Abu Nawas disambut wajah ceria Abu Mizan.

"Terus saya mesti berbuat apa?" tanya Abu Mizan harap-harap cemas. Selanjutnya Abu Nawas memberi tahu kiat menghadapi hakim mata duitan macam itu. Abu Mizan menyambut ide Abu Nawas dengan senang hati.

"Baiklah kalau begitu, saya akan lakukan seperti yang Tuan resepkan," ujar Abu Mizan mohon diri.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seperti dinasihatkan Abu Nawas, Abu Mizan menyiapkan sebuah gentong. Gentong itu diisinya dengan kotoran sapi hingga hampir penuh. Kemudian di atasnya, ia mengoleskan mentega beberapa sentimeter tebalnya.

Gentong itu dibawanya ke hadapan hakim. Saat itu juga hakim yang biasanya sok sibuk, langsung tidak sibuk, dan punya waktu untuk membubuhi tanda tangan pada perjanjian Abu Mizan.

Baca juga: Humor Abu Nawas: Terima Tugas Ambil Mahkota dari Surga, Caranya Bikin Pusing! 

Abu Mizan kemudian bertanya, "Tuan, apakah pantas Tuan Hakim mengambil gentong mentega itu sebagai ganti tanda tangan Tuan?"

Hakim tersenyum lebar. "Ah, kau jangan terlalu dalam memikirkannya."

Ia mencuil sedikit mentega dan mencicipinya. "Wah, enak benar mentega ini."

Baca juga: Humor Abu Nawas: Gampang Hitung Jumlah Ikan di Laut dan Bintang di Langit, Ini Caranya! 

"Iya," jawab Abu Mizan, "Sesuai ucapan Tuan sendiri, jangan terlalu dalam."

Dikarenakan urusan sudah kelar, maka Abu Mizan pun pamit pulang dengan perasaan girang.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini