Gladi posko pun dimulai dari petugas haji di daerah kerja (Daker) bandara dalam menyambut kedatangan perdana calon jamaah haji Indonesia pada Juni 4 Juni 2022.
Gladi posko akan dibagi dalam tiga babak. Pertama kedatangan gelombang 1 di mana para jamaah akan datang melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah.
Kemudian gladi posko memasuki babak ke dua di mana jamaah gelombang 2 datang melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Gladi posko kemudian berlanjut ke simulasi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Dalam simulasi ini terlihat para petugas haji menunjukkan kesiapan dan kesiagaan dalam melayani calon jamaah haji Indonesia.
Banyak hal terjadi dalam simulasi ini, mulai dari calon jamaah haji yang kehausan, bingung, minta pulang, kelelahan, pingsan hingga marah-marah.
"Saya mau pulang," teriak calon jamaah haji. Saat kondisi ini terjadi, para petugas mampu menenangkan jamaah haji tersebut.
Kondisi lain yang dihadapi saat simulasi seperti para calon jamaah haji bertanya soal bagasi, terpisah dari rombongan hingga ada yang pingsan. Saat ada yang pingsan, dengan sigap petugas langsung menolong calon jamaah haji saat simulasi dengan memberikan pertolongan sesuai prosedur yang berlaku.
Secara keseluruhan, para petugas bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan mampu menjalankan pelatihan sesuai yang diberikan fasilitator PPIH Arab Saudi.
"Persiapan petugas haji saya kira sudah 90 persen. Tinggal keberangkatan, ini akhir dari proses rangkaian bimtek," tutup Suvianto.
(Awaludin)