Share

Tata Cara Mengkafani Jenazah, Wajib Tahu Urutannya!

Selasa 24 Mei 2022 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 616 2599220 tata-cara-mengkafani-jenazah-wajib-tahu-urutannya-rLQh471VAo.jpg Ilustrasi tata cara mengkafani jenazah. (Foto: Shutterstock)

TATA cara mengkafani jenazah hendaknya diketahui setiap Muslim. Urutannya pun harus jelas dan benar, sebagaimana tuntunan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Dikutip dari Muslim.or.id, Ustadz Yulian Purnama S.Kom menjelaskan hukum mengkafani jenazah sama sebagaimana memandikannya yaitu fardhu kifayah. Berdasarkan hadits dari Abdullah bin Abbas radhiallahuโ€™anhu tentang orang yang meninggal karena jatuh dari untanya, di dalam hadis tersebut Nabi Muhammad Shallallahuโ€™alaihi wassallam bersabda:

ุงุบู’ุณูู„ูˆู‡ู ุจู…ุงุกู ูˆุณูุฏู’ุฑู ุŒ ูˆูƒูŽูู‘ูู†ููˆู‡ู ููŠ ุซูŽูˆู’ุจูŽูŠู’ู†ู

"Mandikanlah ia dengan air dan daun bidara. Dan kafanilah dia dengan dua lapis kain." (HR Bukhari Nomor 1849, Muslim Nomor 1206)

Baca juga: 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran yang Selalu Dibaca Rasulullahย 

Kadar wajib dari mengkafani jenazah adalah sekadar menutup seluruh tubuhnya dengan bagus. Adapun yang selainnya hukumnya sunah. Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wassallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽูู‘ูŽู†ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฃูŽุฎูŽุงู‡ู ููŽู„ู’ูŠูุญูŽุณู‘ูู†ู’ ูƒูŽููŽู†ูŽู‡ู

"Apabila salah seorang di antara kalian mengkafani saudaranya, maka hendaklah memperbagus kafannya." (HR Muslim Nomor 943)

Kecuali orang yang meninggal dalam keadaan ihram, maka tidak ditutup kepalanya. Ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wassallam:

ูˆู„ุง ุชูุญูŽู†ู‘ูุทููˆู‡ู ุŒ ูˆู„ุง ุชูุฎูŽู…ู‘ูุฑูˆุง ุฑุฃุณูŽู‡ู ุŒ ูุฅู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠุจู’ุนูŽุซูู‡ู ูŠูˆู…ูŽ ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉู ูŠูู„ูŽุจู‘ููŠ

"Jangan beri minyak wangi dan jangan tutup kepalanya. Karena Allah akan membangkitkannya di hari kiamat dalam keadaan bertalbiyah." (HR Bukhari Nomor 1849, Muslim Nomor 1206)

Baca juga: Kisah Bule Inggris Jadi Mualaf Gara-Gara Pergi ke Toko Ponsel, Temukan Kebenaran Islamย 

Tata Cara Mengkafani Jenazah

Dalam matan Akhsharil Mukhtasharat disebutkan tata cara mengkafani jenazah:

ูˆูŽุณู† ุชูƒููŠู† ุฑุฌู„ ูููŠ ุซูŽู„ูŽุงุซ ู„ูุงุฆู ุจูŠุถ ุจุนุฏ ุชุจุฎูŠุฑู‡ุง ูˆูŽูŠุฌู’ุนูŽู„ ุงู„ุญู†ูˆุท ูููŠู…ูŽุง ุจูŽูŠู†ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูู†ู’ู‡ ุจูู‚ุทู† ุจูŽูŠู† ุงู„ูŠูŠู‡ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุงู‚ููŠ ุนู„ู‰ ู…ู†ุงูุฐ ูˆูŽุฌู‡ู‡ ูˆู…ูˆุงุถุน ุณูุฌููˆุฏู‡ ุซู…ู‘ูŽ ูŠุฑุฏ ุทุฑู ุงู„ู’ุนู„ูŠุง ู…ู† ุงู„ู’ุฌูŽุงู†ูุจ ุงู„ุงูŠุณุฑ ุนู„ู‰ ุดู‚ู‘ูŽู‡ ุงู„ุงูŠู…ู† ุซู…ู‘ูŽ ุงู„ุงูŠู…ู† ุนู„ู‰ ุงู„ุงูŠุณุฑ ุซู…ู‘ูŽ ุงู„ุซู‘ูŽุงู†ููŠูŽุฉ ูˆูŽุงู„ุซู‘ูŽุงู„ูุซูŽุฉ ูƒูŽุฐูŽู„ููƒ ูˆูŽูŠุฌู’ุนูŽู„ ุงูƒุซุฑ ุงู„ู’ููŽุงุถูู„ ุนูู†ู’ุฏ ุฑุงุณู‡

"Disunnahkan mengkafani mayit laki-laki dengan tiga lapis kain putih dengan memberikan bukhur (wewangian dari asap) pada kain tersebut. Dan diberikan pewangi di antara lapisan. Kemudian diberikan pewangi pada mayit, di bagian bawah punggung, di antara dua pinggul, dan yang lainnya pada bagian sisi-sisi wajah dan anggota sujudnya. Kemudian kain ditutup dari sisi sebelah kiri ke sisi kanan. Kemudian kain dari sisi kanan ditutup ke sisi kiri. Demikian selanjutnya pada lapisan kedua dan ketiga. Kelebihan kain dijadikan di bagian atas kepalanya."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Maka jika disimpulkan kembali tata cara mengkafani jenazah adalah sebagai berikut:

1. Bentangkan tali-tali pengikat kafan secukupnya. Tidak ada jumlah tali yang ditentukan syariat, perkaranya longgar.

2. Bentangkan kain kafan lapis pertama di atas tali-tali tersebut.

3. Beri bukhur pada kain lapis pertama, atau jika tidak ada bukhur maka dengan minyak wangi atau semisalnya.

4. Bentangkan kain kafan lapis kedua di atas lapis pertama.

5. Beri bukhur atau minyak wangi pada kain lapis kedua.

6. Bentangkan kain kafan lapis ketiga di atas lapis kedua.

7. Beri bukhur atau minyak wangi pada kain lapis ketiga.

8. Letakkan mayit di tengah kain.

9. Tutup dengan kain lapis ketiga dari sisi kiri ke kanan, kemudian kain dari sisi kanan ke kiri.

10. Tutup dengan kain lapis kedua dari sisi kiri ke kanan, kemudian kain dari sisi kanan ke kiri.

11. Tutup dengan kain lapis pertama dari sisi kiri ke kanan, kemudian kain dari sisi kanan ke kiri.

12. Ikat dengan tali yang ada.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini