Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Joben memberikan penguatan kepada jamaah haji. "Bimbingan manasik haji yang sudah di terima oleh jamaah baik melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) atau melalui Kantor Kementerian agama dalam program Manasik Haji Sepanjang tahun, yang dikemas dalam progran Bukittinggi Mabrur hendaknya bisa dipahami Jemaah dengan baik," harapnya.
Joben juga mengimbau agar jamaah meperkuat lagi fondasi dalam menunaikan ibadah haji, Haji dilaksanakan atas niat Lillahi taala, lapangkan dada, saling membantu dengan sesama. Perhatikan dan tunaikan rukun haji dengan sebaik-baiknya. Tertinggal rukun haji maka batal haji dan harus di ulang lagi pada kesempatan yang lain.
"Secara regulasi jemaah baru bisa menunaikan ibadah atau mendaftar haji kembali setelah 10 tahun dari kepulangan haji terakhir," jelasnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Eri Iswandi mengimbau kepada jamaah haji Kota Bukittinggi untuk menjaga kesehatan mengingat tak lama lagi akan diberangkatkan ke tanah suci. "Bukittinggi tergabung pada kloter 2 Embarkasi Padang masuk asrama dijadwalkan tanggal 4 Juni dan take off ke Madinah tanggal 5 Juni 2022," jelasnya.
"Semoga sehat selalu dalam lindungan Allah SWT. Tahun ini merupakan uji coba keberangkatan haji setelah dua tahun ditiadakan, kebijakan haji tahun ini agak berbeda, seperti yang diketahui adanya pembatasan usia Jema'ah dan kuota yang diberikan, tetapi kita harus tetap mensyukurinya," tutup Eri.
(Rani Hardjanti)