JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan efisiensi anggaran konsumsi untuk jemaah haji tahun 2026, dengan total penghematan mencapai sekitar Rp123 miliar. Meski biaya ditekan, Kemenhaj memastikan porsi dan kualitas makanan untuk jemaah justru ditingkatkan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa biaya konsumsi per jemaah berhasil diturunkan dari 40 riyal menjadi 36 riyal. Namun, ia memastikan penurunan harga ini tidak memengaruhi porsi atau gramasi makanan.
“Nah, konsumsi itu memang mengalami penurunan harga dari 40 riyal menjadi 36 riyal, tapi gramasinya mengalami kenaikan,” ujar Dahnil saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Ia mencontohkan, porsi nasi untuk jemaah yang sebelumnya sekitar 150 gram kini ditambah menjadi 170 gram. Penambahan porsi serupa juga berlaku untuk lauk-pauk yang disediakan.
“Dari konsumsi itu, kami melakukan efisiensi lebih dari Rp123 miliar dari total biaya yang seharusnya kita alokasikan,” tambahnya.