"Saudara-saudara yang saya hormati, terkait dengan data Jemaah wafat perlu kami sampaikan: pemerintah akan merilis Jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead), sehingga ke depan akan terdapat perbedaan informasi dengan data yang kami rilis, dan sekali lagi pemerintah baru akan merilis Jemaah wafat yang telah keluar COD-nya," ujarnya.
Lebih lanjut, Abdullah mengatakan bahwa bagi jamaah haji yang wafat di Arab Saudi ketika menjalani ibadah akan dibadalhajikan.
"Seluruh Jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan," tuturnya.
(Nanda Aria)